Noormiliany Pimpin DPRD Kalsel

Banjarmasin, KP – Akhirnya, Hj Noormiliany AS dari Partai Golkar resmi memimpin DPRD Kalsel periode 2014-2019, yang merupakan perempuan pertama menjadi orang nomor satu di lembaga legislatif tersebut.

Noormiliany resmi memimpin setelah mengucapkan sumpah/janji sebagai Ketua DPRD Kalsel pada paripurna istimewa, Senin (13/10), di Banjarmasin.

Pengucapan sumpah/janji jabatan tersebut dilakukan bersama tiga Wakil Ketua DPRD Kalsel, yakni H Muhaimin dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Asbullah SH dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan H Hamsyuri SH dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

“Kita akan melaksanakan tugas sebagai pimpinan dewan, dan bekerjasama dengan eksekutif untuk membangun banua ini,’’ kata Noormiliany usai paripurna dewan.

Sementara itu, Gubernur Kalsel, H Rudy Ariffin berharap agar kerja sama dan komunikasi antara eksekutif dan legislatif dapat terjalin secara efektif dan efisien, terutama dalam usaha mencapai sasaran pembangunan.

“Juga bersama-sama pula mencari langkah-langkah inovasi agar kemajuan daerah bisa lebih pesat, masyarakatnya semakin sejahtera, dan berbagai masalah yang ada dapat diatasi, termasuk masalah kemiskinan,’’ kata Rudy Ariffin.

Rudy Ariffin juga megharapkan bersama pimpinan dan anggota DPRD Kalsel 2014 -2019 dapat meneruskan pembangunan di Kalsel dengan hasil yang lebih maju dan baik lagi dari masa sebelumnya.

“Kami berharap kehadiran DPRD yang baru bisa memenuhi harapan masyarakat, agar mampu memperjuangkan kepentingan masyarakat, menjunjung tinggi supremasi hukum, serta punya empati dengan kondisi kehidupan yang terjadi di tengah masyarakat,’’ ujarnya.

Ketua Pengadilan Tinggi Banjarmasin, H Machmud Rachmini memandu pimpinan definitif DPRD provinsi tersebut dalam mengucapkan sumpah/janji, dan menyerahkan Surat Keputusan (SK) dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI tentang pengakatan ketua dan wakil-wakil ketua DPRD Kalsel periode 2014-2019.

Rencana paripurna istimewa ini mengalami dua kali menundaan, karena pengurusan atau proses keluarnya SK Mendagri relatif lama, yang memakan waktu sekitar setengah bulan sejak penetapan/pengusulan calon pimpinan definitif DPRD Kalsel 2014 – 2019 itu.

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Oktober 15, 2014.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: