Giliran Keruk Sungai Sutoya dan Programkan Penyiringan

Banjarmasin, KP – Pemko Banjarmasin melalui Dinas Sumber Daya Air dan Drainase (SDA) Kota Banjarmasin memprogramkan setelah melakukan pengerukan Sungai Kelayan dan Antasan Segera, akan melakukan pengerukan Sungai Sutoyo Teluk Dalam.

“Insya Allah tahun ini juga, SDA akan menggunakan anggarannya pemeliharaan sungai seperti sungai lainnya untuk melakukan pengerukan Sungai paska pembongkaran di depan Rumah Sakit TPT Kota Banjarmasin,”ujar Kepala SDA dan Drainase, Ir H Muryanta kepada {[wartawan]}, Selasa (27/8)

 

Menurut  Muryanta, pengerukan sungai Sutoyo tersebut akan dilakukan sepanjang 800 meteran, dimana sungai tersebut sudah terlalu dangkal karena banyaknya sampah dan gulma yang tumbuh subur. “Pengerjaan ini merupakan program SDA, untuk memperlancar aliran sungai yang mulai mati,”kata Muryanta.

 

Selanjutnya, jika sudah dilakukan pengerukan  SDA akan dilakukan penyiringan sungai Sutoyotersebut. Tahap penyiringan ini pihaknya belum memperhitungkan anggaran pembangunan siring. “Soal anggaranya masih belum dihiting namun yang jelas seperti penyiringan sungia di Tendean kita akan minta bantu kepada Pusat dan Pemprov,”katanya.

 

Selain Sungai Sutoyo, SDA saat ini masih menyelesaikan pengerukan Sungai Kelayan dan antasan Segera. Pada pengerjaan pengerukan Sungai Kelayan sudah berjalan 80 persen demikian juga dengan Sungai Segera. Anggaran pengerukan dua sungai ini nilainya masing-masing sekitar Rp 2 miliaran untuk Sungai Kelayan dan Rp 800 juta untuk sungai antasan segera.

 

Ditambahkan Muryata, program pengerukan sungai tersebut dilakukan sebagai program normalisasi sungai yang canangkan kota ini. Bahkan sesuai dengan keinginan dua sungai tersebut sengaja dikeruk untuk mengurangi dampak pendangkalan sungai oleh sampah ataupun lumpur.

“Jadi ini dilakukan agar sungai-sungai kita yang tadinya kurang lancar karena pendangkalan menjadi mudah dilalui oleh transfortasi air setelah kita lakukan pengerukan sungai,”ujarnya. Selain itu, tambah Muryanta, pengerukan sungai dilakukan sebagai program pemulihan sumber daya alam kota ini, dimana sungai merupakan sumber daya alam langka yang juga menjadi daya tarik kota ini. Karena pemulihan sungai-sungai ini dilakukan agar jumlah sungai tidak terus berkurang karena tertutup oleh bangunan ataupun sampah. “Makanya terus mempersiapkan anggaran khusus untuk pemulihan sungai-sungai kita,”demikian Kepala SDA dan Drainase, Ir H Muryanta.

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Agustus 29, 2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: