Dewan Setuju Penyertaan Modal PDAM

Banjarmasin, KP – DPRD Kalsel menyetujui rencana penyertaan modal kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih dan PDAM Intan Banjar, agar bisa meningkatkan kinerja dan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Hal ini terungkap pada pemandangan umum fraksi di DPRD Kalsel terhadap Raperda Penyertaan Modal kepada PDAM Bandarmasih dan Intan Banjar, serta penyertaan modal kepada Bank Kalsel maupun Lembaga Penjamin Kredit Daerah (LPKD) pada paripurna dewan, Senin (12/8), di Banjarmasin.

 

Misalnya, Fraksi Partai Bintang Reformasi yang mengharapkan agar penyertaan modal ini dapat mempercepat pembangunan, terutama penyediaan air bersih kepada masyarakat.

 

“Pemprov juga harus mengawasi kedua PDAM ini agar peningkatan kualitas pelayanan bisa direalisasikan,’’ kata juru bicara Fraksi PBR, Riduansyah.

 

Hal senada diungkapkan juru bicara Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP), Novianti, yang mengharapkan agar tidak terjadi kesalahan dalam pelayanan, seperti halnya pencatatan meter dan lainnya, serta berupaya melestarikan sungai-sungai yang dijadikan sumber baku air minum.

 

“Agar kelestarian sumber air baku ini tetap terjamin,’’ jelas Novianti.

 

Sedangkan Fraksi Partai Demokrat mengingatkan agar penyertaan modal ini bisa memenuhi peningkatan pelayanan, terutama air bersih kepada masyarakat.

 

“Harapan masyarakat untuk mendapatkan air bersih bisa terpenuhi,’’ ujar juru bicara Fraksi Partai Demokrat, Candra Kusuma.

 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalsel, HM Arsyadi mengatakan, penyertaan modal terhadap PDAM ini memang ditujukan untuk meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat.

 

“Namun pada tahun ini, penyertaan modal dilakukan pada PDAM Bandarmasih dan PDAM Intan Banjar,’’ tambahnya.

 

Penyertaan modal kepada PDAM Bandarmasih sebesar Rp15 miliar dipergunakan untuk memindahkan pipa distribusi air bersih yang terkena proyek flyover, sehingga tidak mengganggu pelayanan terhadap masyarakat.

 

“Karena pipa PDAM di Jalan A Yani ini merupakan pipa utama untuk suplai air bersih kepada masyarakat di Kota Banjarmasin,’’ jelas Arsyadi.

 

Sedangkan penyertaan modal kepada PDAM Intan Banjar sebesar Rp10 miliar untuk pengembangan PDAM, khususnya menambah jangkauan pelayanan air bersih kepada masyarakat di kabupaten Banjar dan Banjarbaru.

“PDAM lainnya akan diberikan penyertaan modal secara bertahap sesuai program kerjanya, terutama yang dianggap prioritas,’’ tambahnya.

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Agustus 15, 2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: