APBD-P Capai Rp5,38 Triliun

Banjarmasin, KP – Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan PPAS APBD Perubahan (APBD-P) 2013 mencapai Rp5,38 triliun, mengalami kenaikan Rp830,2 miliar atau 18,24 persen dari APBD murni yang ditetapkan sebesar Rp4,55 triliun.

“APBD-P 2013 ini mengalami kenaikan yang cukup signifikan, walaupun kondisi perekonomian masih belum mengalami perbaikan,’’ kata Gubernur Kalsel, Rudy Ariffin kepada wartawan, usai penandatangan KUA PPAS APBD-P 2013, Senin (12/8) malam, di Banjarmasin.

 

Padahal tahun 2013 ini merupakan tahun politik, dimana anggota dewan juga disibukan kegiatan pencalegan ataupun simpati pemilih, namun tugas dan kewajiban bisa diselesaikan.

 

“Alhamdulilah, KUA PPAS sudah diselesaikan, dan Pemprov akan secepatnya menyampaikan rancangan APBD-P 2013,’’ tambahnya, usai pertemuan yang dihadiri pimpinan dewan maupun anggota Badan Anggaran (Banggar) dewan.

 

Rudy Ariffin mengungkapkan, APBD-P mengalami kenaikan dengan adanya peningkatan pendapatan daerah ataupun sisa lebih anggaran (Silpa) sebesar Rp830,2 miliar.

 

“Kita harapkan kenaikan APBD-P ini bisa dinikmati masyarakat, dengan penyusunan program pembangunan yang tepat waktu dan sasaran,’’ jelas Rudy Ariffin, didampingi Ketua DPRD Kalsel, Nasib Alamsyah.

 

Diakui, program pembangunan yang direalisasikan menggunakan APBD-P ini diprioritaskan pada sektor pendidikan, kesehatan maupun infrastruktur, terutama program yang bisa dituntaskan dalam tempo empat bulan.

 

“Karena pelaksanaan APBD-P efektif hanya sekitar empat bulan saja,’’ ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua DPRD Kalsel, Nasib Alamsyah menambahkan, pembahasan KUA PPAS memang agak terlambat, karena terlambatnya penyampaian hasil audit keuangan daerah.

 

“Walaupun terlambat, namun kita sudah mampu menyelesaikan KUA PPAS yang kemudian dilanjutkan pada APBD-P,’’ kata politisi Partai Golkar ini.

 

Apalagi, KUA PPAS ini akan menjadi acuan penggunaan anggaran hingga akhir 2013 ini, sehingga pembahasan harus dilakukan secepatnya, agar masih tersedia alokasi waktu untuk pelaksanaannya.

 

“Apalagi Kalsel memiliki tradisi tercepat untuk pembahasan APBD, baik murni ataupun perubahan,’’ ujar Nasib Alamsyah.

Kemudian, bulan depan sudah direncanakan untuk pembahasan APBD murni 2014, sehingga bisa dirampungkan sebelum tahun 2013 berakhir, seperti halnya tahun-tahun sebelumnya.

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Agustus 15, 2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: