Komisi III Usulkan Pembangunan Waduk

Banjarmasin, KP – Komisi III DPRD Kalsel mengusulkan pembangunan waduk, khususnya Waduk Tapin dan Pitap ke Direktorat Jendral Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

“Karena dua waduk ini sangat penting untuk menunjang pemanfaat dan pengendalian air, terutama bagi perkebunan dan irigasi pertanian,’’ kata anggota Komisi III DPRD Kalsel, Ibnu Sina melalui email, Kamis (9/5), di Banjarmasin.

 

Hal ini diungkapkan pada kunjungan kerja Komisi III yang didampingi Kepada Dinas PU Kalsel, Martinus, dan diterima Direktur Sungai dan Pantai, Direktorat Sungai dan Pantai, Balai Wilayah Sungai Kalimantan II, Pitoyo Subandrio. 

 

Apalagi Kementerian PU kini bersemangat membangun bendungan atau waduk, karena sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 tahun 2004 tentang Sumber Daya Air, yang mengamanatkan tugas konservasi, pemanfaatan air dan pengendalian air.

 

“Apalagi waduk di Indonesia hanya 300 waduk, sementara di Jepang mencapai 5.000 waduk dan Korea 3.000 waduk, padahal keberadaannya sangat penting untuk zonasi perkebunan dan irigasi pertanian,’’ tambah politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

 

Menurut Ibnu, pengembangan Waduk Tapin memang masih tahap review pembebasan lahan dengan luas genangan 140,9 km2 atau 750 hektare di Desa Pipitak Jaya dan Harikit yang akan mengairi areal sawah 5.472 hektare dengan biaya sekitar Rp100 miliar. 

 

“Mudah-mudahan ini bisa terealisasi secepatnya,’’ tambah Ibnu Sina, yang kembali maju sebagai calon legislatif pada Pemilu 2014 mendatang.

 

Selain itu, juga diusulkan lanjutan pembangunan Waduk Pitap dan jaringan irigasi 4.000 hektare di Kabupaten Balangan sebesar Rp20 miliar.

 

“Juga usulan lanjutan pembangunan Waduk Amandit dan Waduk Batang Alai,’’ ungkap Ketua DPW PKS Kalsel.

 

Ibnu Sina mengakui, sebagian besar kendala pembangunan waduk ini terletak pada kendala teknis pembebasan lahan, yang diharapkan bisa diselesaikan  oleh Pemkab Tapin dan Balangan.

 

Ibnu Sina menambahkan, untuk penanggulangan banjir yang mendesak untuk dituntaskan di Kabupaten Banjar, berupa  normalisasi Sungai Tuan dan Sungai Martapura senilai Rp20 miliar.

 

“Hal ini sudah sesuai dengan kajian Kementerian Riset dan Teknologi untuk menanggulangi banjir di Kabupaten Banjar,’’ kata Ibnu Sina.

 

Selain di Kabupaten Banjar, penanganan banjir di Kota Amuntai dan folder Alabio, Sungai Gardu jalan Tendean Banjarmasin, Sungai Loban Pagatan Tanah Bumbu perlu segera dilakukan antisipasi.

“Namun proyek ini terkendala pada pembebasan lahan dan problem sosial masyarakat, sehingga Pemprov dan DPRD Kalsel siap membantu pembebasan lahan jika ada koordinasi dengan Pemkab dan Kementerian PU,’’ ujarnya.

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Mei 10, 2013.

Satu Tanggapan to “Komisi III Usulkan Pembangunan Waduk”

  1. kapan pembebasan lahan di kucurkan kepada masyarakat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: