Gubernur Dukung Pembangunan Rumah di Banjarmasin

Banjarmasin, KP – Upaya Pemerintah Kota Banjarmasin untuk membangun rumah sakit sendiri, mendapatkan dukungan penuh  Gubernur Kalsel H Rudy Ariffin. Karena memang keperluan rumah sakit  saat  sangat penting untuk memberikan layanan kesehatan bagi warganya.

“Saat ini meskipun Rumah Sakit Ulin sudah berdiri megah dan mewah dan Rumah Sakit Ansyari Saleh sudah dibangun dan Rumah Sakit sambang lium sudah terus dilakukan perbaikan, tak menutup kemungkinan masih kurang tempat tidur, karena terbukti banyak pasien yang harus antri untuk bisa mendapatkan parawatan,’’ungkap Gubernur H Rudy Ariffin disela-sela menghadiri kegiatan peresmian penggunaan TK Gratis, di Kecamatan Banjarmasin Utara, Kamis (9/5) .

 

Bahkan petinggi politisi PPP Kalsel ini, juga mengatakan memang Pemko Banjaramsin pernah diberikan rumah sakit Ansyari Saleh Banjaramsin di era kepemimpinan Walikota H Yudhi Wahyuni. Namun, pada kala itu jusrru ditolak sehingga dengan keinginan Pemko yang mempunyai rumah sakit, sekarang memang tak bisa minta lagi.

 

Meskipun demikian, Gubernur mengaku mendukung sepenuhnya, karena memang Rumah Sakit Ulin sekarang menjadi pusat rujukan pelayanan masyarakat daerah Kalimantan. “Yang di rawat di Rumah Sakit Ulin sekarang bukan saja masyarakat Kalsel saja tetapi masyarakat Kalimantan sehingga setiap hari banyak pasien yang keluar masuk dan juga kekurangan tempat tidur lagi,’’ungkap Gubernur Kalsel.

 

Sebelumnya Walikota H Muhidin yang diwakili Assisten I Sekdako Banjarmasin Drs H Rusdi mengatakan keinginan untuk membangun rumah sakit umum Kota Banjarmasin ini, karena banyak sekali warga masyarakat Banjaramsin kurang mendapatkan layanan sesuai harapkan, karena kekurangan tempat tidur.

 

Bahkan dari Laporan Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin drg Hj Diah Praswati saat Rakerda bukan saja masyarakat, bahkan pejabat Pemko Banjarmasin saat sakitpun tak mendapatkan pelayanan manakala berobat, karena penuhnya rumah sakit Umum Ulin Banjarmasin, sehubungan merupakan pusat rujukan pelayanan warga masyarakat yang membutuhkan kesehatan.

 

Jadi, katanya, dengan kekurangan tempat tidur dari rata-rata 750 ini, tentunya menjadi keinginan yang kuat bagi Pemko Banjarmasin untuk memiliki sebuah rumah sakit yang diharapkan bisa menjadi rujukan pelayanan dari Puskesmas di Kota Banjaramsin.

 

“Memang keinginan Pemko Banjarmasin untuk membangun sebuah rumah sakit yang sampai sekarang masih terus diupayakan untuk pembebesan lahan yang memang sekarang ini masih diusahakan Pemerintah Kota,’’ucap Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin drg Hj Diah Praswati

 

Bahkan yang terpenting, keinginan membangun rumah sakit di Banjarmasin Selatan ini sehubungan untuk membuka jenjang karier, karena jika dokter Puskesmas saja tak bisa melanjutkan menjadi dokter spesialis jika yang bersangkutan tak bisa pindah ke dokter Rumah Sakit, karena itulah jenjang karier para medis di Puskesmas yang merupakan layanan dasar ini perlu diperhatikan dan yang terpenting rumah sakit akan membuka formasi tenaga kerja sehingga, wajar jika Pemko Banjarmasin berkeinginan yang kuat untuk membangun rumah sakit.

“Coba saja sekarang banyak dokter yang telah bekerjadi Puskesmas Banjarmasin setelah itu mereka buru-buru meminta pindah, karena ingin mengembangkan karier untuk melanjutkan sekolah dengan mengambil spesialis tak bisa dilakukan jika belum pernah menangani atau sebagai dokter di rumah sakit,’’demikian mantan Humas Kanwil Propinsi Kalsel ini.

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Mei 10, 2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: