Anggota Dewan Sulit Diatur

Banjarmasin, KP – Anggota DPRD Kalsel sulit diatur, terutama untuk meningkatkan kinerjanya menjelang akhir masa jabatan sebagai wakil rakyat.
“Anggota dewan ini sifatnya perorangan, sehingga sulit di atur, bahkan pimpinan tidak berwenang mengenakan sanksi,’’ kata Ketua DPRD Kalsel, Nasib Alamsyah kepada wartawan, Senin (29/4), di Banjarmasin.

 

Padahal pimpinan dewan telah mengundang ketua fraksi untuk menindaklanjuti kinerja anggota dewan ini, terutama yang sering `mangkir’ dari kegiatan dewan.

 

“Pusing, karena sudah dihimbau dan meminta bantuan fraksi untuk menindak anggotanya, namun hingga kini tidak ada perubahan. Masih banyak anggota yang `mangkir’,’’ tambah politisi Partai Golkar ini.

 

Apalagi pada 2013 ini, yang merupakan tahun politik, sehingga kinerja dewan makin menurun, bahkan berdampak pada agenda rapat, yang hanya dihadiri beberapa orang saja. Bahkan agenda paripurna pun terpaksa molor, karena belum memenuhi kourum.

 

“Kita sudah minta agar bisa meningkatkan kinerja dalam sisa masa pengabdian yang tidak begitu lama lagi. Walaupun ada agenda partai, namun jangan lupa tugas dan fungsi sebagai wakil rakyat,’’ ujar Nasib Alamsyah.
Nasib mengakui, agenda rapat komisi, pansus ataupun lainnya hanya dihadiri beberapa orang, padahal idealnya dari 15 orang wakil rakyat tersebut, hanya empat atau lima orang yang tidak hadir, bukan sebaliknya. “Ini kan sudah diluar batas teloransi, bahkan bisa mengakibatkan agenda rapat ditunda,” katanya.

 

Kondisi yang saja juga berlaku ketika anggota DPRD Kalsel yang lain melakukan kunjungan kerja (kunker) keluar daerah, namun sisanya yang tinggal juga tidak terlihat hadir di gedung wakil rakyat.

 

“Semestinya anggota dewan yang tidak melakukan kunker bisa tetap datang ke kantor (Rumah Banjar), terkecuali ada halangan yang tidak bisa dihindari,’’ tambahnya. 

 

Sebelumnya, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kalsel, M Zaini mengungkapkan, banyak anggota dewan yang kurang disiplin, termasuk saat melakukan kunker ke luar daerah.

 

Contohnya, saat kunker keluar daerah, ada anggota DPRD Kalsel adanya cuma `setor muka’ atau sekedar mengisi daftar hadir, namun sesudah beberapa waktu kemudian tidak tampak lagi di forum tersebut.

“Masalah ini sudah disampaikan ke pimpinan dewan, termasuk pimpinan fraksi agar memberikan tindakan terhadap anggotanya yang tidak disiplin,’’ kata politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Mei 10, 2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: