Gubernur Biayai Pemindahan Pipa PDAM Dibawah flay OVer

Banjarmasin, KP – Gubernur Kalsel H Rudy Arifin akhirnya menyetujui untuk membiayi pemindahan pengalihkan pipa yang ditindih pondasi flyo ver, setelah beberapa kali dilakukan rapat dan dampak pembangunan jembatan layanan yang pertama kali dilaksanakan di Propinsi Kalsel ini.

“Alhamdulillah akhirnya Pak Gubernur Kalsel menyetujui dan mendani pemindahan pipa PDAM Bandarmasih milik Kota Banjarmasin setelah dibuka akan bahaya tiang pancang yang sewaktu-waktu mengenai pipa PDAM Bandarmasih,’’ungkap Walikota H Muhidin kepada {[wartawan]}, di Banjarmasin, Rabu (10/4),

Didampingi  Sekdako Banjaramsin Drs H Zulfadli Gazali juga Direktur Utama PDAM Bandarmasih Ir HM Muslih, maupun Kepala Badan Pembangunan Kota Banjarmasin Ir H Fajar Desira, Walikota Muhidin juga mengucapkan terima kasih dengan bantuan yang  menetapkan pemindahan pipa yang tumpang tindih dengan pondasi Flyover dengan anggaran sebesar Rp15 miliar.

Jadi, katanya, meskpun bantuan dalam bentuk penyertaan modal yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan kepada PDAM Bandarmasih, tetapi melihat emergensinya proses pemindahan itu guna kelancaran pembangunan flyover yang ditargetkan harus rampung di 2013 ini khususnya penanaman pondasi dan tiang.

Walikota Banjarmasin, H Muhidin selaku ownner PDAM Bandarmasih mengucapkan terimakasih atas bantuan dari Provinsi Kalsel khususnya Gubernur yang menyetujui membantu proses pemindahan pipa tersebut.

Karena menurutnya, air sangat bermanfaat bagi masyarakat jadi diharapkan layanan air bersih tak mengalami gangguan, dan respon baik dari gubernur sangat disyukurinya sebagai bentuk kepeduli9an terhadap masyarakat.

“Kita sangat berterimakasih kepada gubernur atas disetujuinya bantuan atau penyertaan modal pemindahan pipa PDAM ini, karena bagi kita layanan air bersih sangat dibutuhkan masyarakat dan sudah menjadi kebutuhan yang sangat mendasar, jadi tak boleh terganggu,” katanya.

Direktur Utama PDAM Bandarmasih Kota Banjarmasin, Ir HM  Muslih, saat di cegak di Balaikota  Banjarmasin, juga mengatakan bahwa dana sebesar Rp15 miliar tersebut didapat dari APBD Provinsi Kalsel, yang dikeluarkan nanti apabila anggaran sudah dicairkan.

Jadi, anggaran sebesar Rp15 miliar tersebut menurut Muslih sudah dimasukkan Dinas PU Provinsi Kalsel, untuk disiapkan di APBD, dan hal tersebut dianggap sudah sesuai dengan kebutuhan pemindahan pipa nantinya.

Namun, guna melaksanakan pemindahan pipa, saat ini PDAM Bandarmasih sudah memasuki tahap pemesanan pipa, dengan lama pengiriman diperkirakan hingga satu bulan, jadi pemasangan dilakukan apabila pipa sudah diterima.

Bahkan, pipa sudah siap dipasang kira-kira pertengahan Mei 2013 mendatang, dan proses pemasangan ditargetkan selesai dalam satu bulan, ditambah waktu koneksi sekitar 1X24 jam atau satu hari.

“Jadi diusahakan salam satu bulan pemasangan pipa yang kita pindahkan sudah bisa dilakukan, dilokasi yang sebelumnya talah kita tentukan, yakni tempat berbeda di luar area pembangunan flyover,” jelas Muslih.

Khusus untuk masa koneksi tersebutlah, baru distribusi air ke pelanggan akan dihentikan, dan hal ini kata Muslih akan berdampak pada dua kawasan, yakni Kecamatan Banjarmasin Timur dan Banjarmasin Selatan.

Sementara pipa yang saat ini tertanam, nantinya akan dibiarkan disana dan dikubur, karena pipa tersebut menurut Muslih tak terpakai lagi dan diganti dengan pipa yang baru, jadi dibiarkan terkubur di posisinya, yang pasti pipa sudah tak mengganggu pembangunan flyover lagi

~ oleh Narti Kalimantan Post pada April 10, 2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: