BLHD Kembali Patau Limbah di Pelabuhan Trisakti

Banjarmasin, KP – Peningkatan potensi pencemaran yang bisa  tidak menutup kemungkinan juga ditimbulkan oleh aktivitas di Pelabuhan Tri Sakti Banjarmasin, karena itu Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kota Banjarmasin melakukan pemeriksaan langsung ditiga lokasi pelabuhan milik PT Pelindo III itu, Rabu (10/4).

Ketiga titik lokasi pelabuhan tersebut adalah, pelabuhan penumpang, multy purpuse, dan peti kemas. “Semuanya kami periksa, dan sejauh ini belum ada indikasi pencemaran yang signifikan,” ujar Kepala BLHD Kota Banjarmasin, Drs H Hamdi, kepada  {[wartawan}}, Rabu (10/4).

Menurutnya, meski belum ditemukan adanya titik pencemaran yang berarti, pihaknya tetap melakukan pengambilan beberapa sampel air dan buangan limbah kapal, yang ada disekitar lokasi pelabuhan tersebut. Jadi, nanti akan diperiksa  di laboraturium jika hasilnya mengandung limbah berbahaya, maka  kami akan buat beberapa rekomendasi untuk  ditindaklanjuti.

Kemudian, ujarnya, untuk jenis pemeriksaan yang akan dilakukan meliputi, pemeriksaan kandungan  Biological Oksigen Demand (BOD), Chemical Oksigen Demand (COD), minyak dan lemak.

Ia juga mengatakan, sejauh ini pihak PT Pelindo III memang melakukan pemeriksaan dan pemantauan limbah secara swa pantau dan berkala antara 3 hingga 6 bulan sekali.

Namun pihaknya  mengaku, tidak bisa percaya begitu saja, mengingat kondisi pencemaran yang terjadi di sungai Barito sudah cukup mengkhawatirkan. “Jadi  kami tetap menilai, kawasan ini rawan menyumbang pencemaran,” ungkapnya, didampingi sejumlah  Staf BLHD.

Disamping itu, sambungnya, secara kasat mata saja, melihat aktivitas bongkar muat dipelabuhan multy purpuse yang melayani bongkar muat angkutan semen, pupuk dan kendaraan,dinilai masih belum bisa dikatakan aman.

Sebab limbah debu berupa pupuk dan semen, masih banyak dijumpai pada bagian lantai pelabuhan dan sangat rawan terbawa air hujan masuk kesungai. “Jadi kami sarankan,  agar pihak Pelindo membuat sebuah saluran  drainase yang bisa menampung dan mengalirkan limbah tersebut, ketempat yang disiapkan dan bisa menampung limbah,” inginnya.

Sementara, Asisten Manager Bangunan dan Lingkungan PT Pelindo III Banjarmasin, Fariz Agung, mengaku, pihaknya sejauh ini selalu rutin melakukan pemantauan dan pemeriksaan limbah dilokasi tersebut.

Bahkan pihak Pelindo, juga telah menyiapkan sebuah lokasi atau tempat penampungan limbah berukuran 6 meter persegi, untuk memproses  dan mengamankan limbah agar tiak masuk kesungai dan tanah. “Kalau perharinya, produksi limbah disini kami belum bisa pastikan,” ujar Fariz.

Khusus terkait  rekomendasi pihak BLHD agar membuat saluran drainase sendiri, pihaknya belum bisa memastikan akan dibuat atau tidak. “Kami juga  masih menunggu rekomendasi itu, kalau ada baru ditindaklanjuti,” janjinya.

~ oleh Narti Kalimantan Post pada April 10, 2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: