Pemko Segera Maksimalkan Fungsi Malabar

Banjarmasin, KP – Pemerintah Kota Banjarmasin berencana, dalam waktu dekat segera membenahi Pasar Malabar Banjarmasin, yang kini asetnya telah resmi menjadi milik Pemko setempat, sesuai hasil rekomendasi inpektorat untuk menerima aset itu dari pemilik sebelumnya CV Putra Kalimantan.
”Rekomendasi inspektorat sudah diterima, jadi asetnya akan dibenahi,” ujar Sekertaris Daerah Kota Banjarmasin, Drs H Zulfadli Gazali Msi, kepada [wartawan], Rabu (13/3).
Menurutnya, proses pembenahan dimungkinan dimulai pada tahap, merubah kembali gedung pasar berlantai tiga itu, sesuai dengan fungsinya. Dimana pada bagian lantai tiga gedung, yang kini masih dijadikan tempat budidaya sarang burung wallet, akan dijadikan los atau toko kembali.
”Jumlah losnya disesuaikan juga dengan data seharusnya,” ujarnya..
Selanjutnya, bila gedung pasar tersebut, telah sesuai dengan data yang seharusnya, baru para pedagang diminta untuk menempati dan memfungsikannya. ”Sistemnya nanti bisa sewa saja, jadi ada pendapatan untuk kota,” ungkapnya.
Sebelumnya, hasil audit dari Inspektorat Kota Banjarmasin, merekomendasikan agar aset Pasar Malabar diterima menjadi aset daerah dan dikelola oleh Pemko setempat. “Ini demi penyelamatan aset, kami rekomendasikan diterima saja,” ujar Kepala Inspektorat Kota Banjarmasin, Gunawan, kepada wartawan, Rabu (6/3).
Menurut dia, meski rekomendasi itu diterima, sejumlah pembenahan dan penataan ulang pasar itu masih perlu dilakukan. Diantaranya, Pemko direkomendasikan merubah atau membongkar gedung bagian atas yang selama ini difungsikan menjadi tempat budidaya sarang burung wallet, menjadi sebagai mana mestinya yakni sebagai los toko. “Sebab menurut Audit kami, jumlah los toko itu sebanyak 188 buah. Karena disalah fungsikan, maka dikembalikan lagi,” ucapnya.

Kemudian, sejumlah  bangunan los atau toko yang ditempati satu orang, namun ternyata los tersebut dua buah, oleh pemilik digabung menjadi satu. Maka  sedianya juga  dikembalikan seperti semula.

Disamping itu jelas Gunawan, beberapa fasilitas lain dipasar tersebut, juga harus kembali difungsikan dan disempurnakan. “Ada satu bangunan tangga, seharusnya itu adalah ruang terbuka. juga perlu bongkar, termasuk beberapa meter listrik yang dilepas PLN, juga  kembali dipasangi,” tuturnya.

Seperti diketahui, sejak tahun 2011 kemarin, aset Pasar Malabar telah diserahkan pengelolaannya dari pihak ke III yakni CV Putra Kalimantan kepada Pemerintah Kota Banjarmasin. Namun untuk lebih meyakinkan bahwa  tidak bermasalah, maka pemko perlu melakukan audit terlebih dahulu terhadap aset itu

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Maret 17, 2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: