Pemko Targetkan Pesisir ‘Pengambangan’ Dibebaskan

Banjarmasin, KP  – Pemerintah Kota Banjarmasin mematok target untuk melakukan pembebasan memasukkan program pembebasan siring Pengambangan yang direncanakan tahun 2013 bisa dilakukan pembebasan.

Khusus rencananya lahan akan diproyeksikan pesisir Sungai sepanjang 70 meter dengan lebar 30 meter dari bibir sungai sehingga dengan kegiatan pembebasan ini seluruh masyarakat bisa membantu pembebasan kegiatan pembebesan.

Wakil Ketua Tim Pembebasan Lahan Setdako Banjarmasin, Drs H Rusdiansyah kepada {[wartawan]}, belum lama ini, mengatakan, pembebasan pesisir Pengambangan tersebut menyusul akan adanya rencana penyiringan bibir sungai di sekitar kawasan tersebut.

“Pembebasan  lahan ini agar dapat dilakukan penyiringan yang nantinya akan dilakukan oleh Pemerintah Propinsi Kalsel  supaya lokasi tersebut tak runtuh lagi,”ungkap Rusdiansyah.

Menurut Mantan Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin yang saat ini menjabat sebagai Assisten Bidang  Pemerintah Setdako Banjarmasin mengatakan, saat ini,  pihaknya melakukan sosialisasi pembebasan lahan tersebut kepada warga yang terkena proses pembebasan lahan.

Bahkan, katanya, berdasarkan data sementara, ada sekitar 50 lebih rumah yang terkena pembebasan lahan. “Yang jelas di sekitar bibir sungai yang pasti dibebaskan, kemudian sesuai dengan permintaan pemprov juga maka kami juga akan membersihkan puluhan rumah yang berada 30 meter diukur dari  bibir sungai ke dataran, jadi memang mengambil agak ketengah,”katanya.

Dikatakan, pembebasan hingga 30 meter ke dataran tersebut, karena menurut pihak teknis di lapangan menilai lahan di sekitar bibir sungai itu rawan longsor, sehingga jika dibebaskan hanya di pinggir dan tidak mengambil akan ke tengah maka pengerjaan siring tidak kokoh. “Terus terang memang perhitungannya karena lahan tersebut rawan longsor sehingga diminta agak membebaskan lahan agar ke tengah daratan,”jelasnya.

Dikatakannya, saat ini pihaknya sudah melakukan pertemuan atau sosialisasi pertama dengan warga setempat, dan diharapkan proses negosiasi dan pembebasan tersebut berjalan lancar.

Sebelumnya, pada 2011 lalu beberapa rumah yang berdiri sekitar bibir sungai pengambangan Banjarmasin Timur hanyut akibat derasnya aliran air dan gerusahan hingga terjadi longsor.

Karena kejadian itu warga setempat sangat khawatir dengan longsor susulan yang terjadi. Merekapun meminta perhatian pemkot dan pemprov untuk membantu relokasi ataupun membuatkan siring di sekitar tersebut agar tidak menyembabkan longsor masuk ke pemukiman.

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Maret 5, 2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: