Layanan PONEND di Puskesmas Bisa Diperluas

Banjarmasin, KP – Menteri Kesehatan Republik Indonesia dr. Nafsiah Mboi, SpA, MPH, saat berkunjung ke Puskesmas Allalak Selatan, Rabu (27/2) dan berdialog selain memuji pelayanan Penanggulangan Obstetri Neanatus Emergency Dasar (PONED) juga pelayanan kegawatdaruratan tingkat dasar bagi bayi melahirkan dan bayi baru lahir.

Selain itu Menteri saat dialaog juga menanyakan  pelayanan TFC atau Therapeutic Feeding Center (Panti Pemulihan Gizi) yang diharapkan layanan tersebut bisa menurunkan angka kematian ibu (AKI) maupun menurunkan gizi buruk.

Karena, ujar Menteri, konsep pembangunan kesehatan dengan paradigma barunya akan terus mengejar atau menjadikan masyarakat yang sehat dan bugar, produktif dan ekonomis yang pada akhirnya bisa meningkatkan pengembangan pelayanan kesehatan dasar melalui tersedianya Puskesmas Perawatan yang harus dikembangkan.

Menjawab pertanyaan rencana pembangunan Rumah Sakit di Banjarmasin, Mentri pada prinsipnya mempersilahkan, yang penting bagaimana mengoptimalkan layanan sebelum memiliki rumah sakit berdiri, karena pemberdayaan puskesmas jauh lebih tepat sebelum memiliki Rumah Sakit.

Khusus masalah kekurangan tempat tidur di rumah sakit Kalsel, menurut Menkes, pihaknya berharap bisa ditambah, karena saat ini Pemprop juga sedang membangun rumah sakit Ansyari Saleh, sehingga diharapkan masalah ini yang terpenting bagaimana pelayanan masyarakat bisa diwujudkan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin drg Hj Diah Praswati kepada {[wartawan]}, mengatakan memang keinginannya bisa mengembangkan di lima wilayah Kecamatan seperti Puskesmas di Allalak Selatan Banjarmasin , sebagai pelayanan sebagai pelayanan rujukan dan baik dari pelayanan Poskesdes, Pustu, Puskesmas lainnya di wilayah-wilayah hingga pelayanan rujukan Rumah Sakit.

Khusus rencana rencana pembangunan Rumah Sakit Kota Banjarmasin ini karena memang rumah sakit milik Pemprop juga sering penuh, diharapkan bisa diwujudkan karena rumah sakit Kalsel menjadi rujukan rumah sakit di Kalimantan sehingga perlu didukung semua pihak dalam mewujudkannya.

Diah juga menambahkan sekarang ini Kota Banjarmasin memiliki 1 Puskesmas Perawata, 25 Puskesmas Biasa, 35 Pustu, dan 7 Poskesdes permanan maupun 45 Poskesde non permanan.

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Maret 5, 2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: