TDL Kalselteng Jangan Dinaikkan

Banjarmasin, KP – Rencana pemerintah menaikan tarif dasar
listrik (TDL) pada 2013 ini sangat wajar dan sah-sah saja, asalkan diterapkan
di seluruh Indonesia, namun dilakukan secara adil.
“TDL boleh naik, namun penerapannya harus adil,’’ kata
Ketua DPRD Kalsel, Nasib Alamsyah kepada wartawan, Senin (25/2), di
Banjarmasin.
Namun, prinsip adil ini bukan terletak pada besaran prosentase
TDL yang direncanakan 4,3 persen, tetapi pada lokasi penerapan tarif tersebut,
yang tidak boleh diberlakukan sama di seluruh tanah air.
“Kan
kondisi kelistrikannya berbeda, jadi kenaikan TDL juga berbeda, apalagi di
wilayah Kalsel, termasuk Kalteng masih bermasalah,’’ tegas politisi Partai
Golkar ini.
Karena, kondisi listrik di wilayah Kalselteng sangat
berbeda dengan Pulau Sumatera, Jawa dan Bali, yang hampir tidak pernah
dihadapkan pada pemadaman bergiliran ataupun kondisi `byar pet’ yang terjadi
hampir setiap hari.
“Kalau kita, listriknya ‘byar pet’, maka tidak adil,
jika harus dikenakan kenaikan TDL yang besarnya sama seperti daerah lainnya,’’
ujar Nasib Alamsyah.
Nasib Alamsyah mengatakan, masyarakat Kalselteng belum
menikmati listrik sebagaimana mestinya, sehingga pemerintah harus bersikap adil
untuk menaikan TDL di wilayah Kalselteng.
“Jadi daerah-daerah yang kondisi listriknya `byar pet’,
tidak usah dikenakan kenaikan TDL sampai PLN bisa memberikan pelayanan yang
memuaskan dan dapat dinikmati masyarakat,’’ tambah purnawirawan TNI AD ini.
Jika kondisi kelistrikan di wilayah Kalselteng sudah
dibenahi dan dapat dinikmati masyarakat, seperti halnya di Pulau Jawa dan Bali, maka warga tidak akan keberatan dengan TDL
tersebut.
“Silakan TDL naik. Ini kan seperti dulu, tarif listrik terus naik,
namun tidak ada pembenahan pembangkit, sehingga seringkali mengalami pemadaman,
bahkan hampir setiap hari,’’ ujar Nasib Alamsyah.
Bahkan sebagai wakil rakyat, Nasib Alamsyah
mengungkapkan, banyak menerima keluhan masyarakat, terkait kondisi listrik di
wilayah Kalsel, yang seringkali mengalami pemadaman.
“Padahal baru masuk dua pembangkit baru di PLTU
Asam-asam tahun lalu, namun belum optimal mengatasi kekurangan daya listrik
ini, dan pemadaman masih sering terjadi,’’ ungkapnya.
Kondisi ini juga menjadi tantangan bagi PLN untuk
membenahi kinerjanya, agar bisa memberikan pelayanan terbaik. “Kalau TDL tidak
naik, PLN juga yang terbebani untuk memperbaiki kinerjanya,’’ kata Nasib
Alamsyah.

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Maret 4, 2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: