Pemko Jalin Kerjasama Pelindo Perluas Pelabuhan di Banjarmasin

Banjarmasin, KP – Guna mengembangkan pelabuhan sebagai gerbang ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat terus dilakukan. sesuai dengan isi MoU yang dilakukan bersama dengan Pelindo, Pemko kembali melanjutkan pembangunan perluasan jaringan pada tiga pelabuhan yakni pelabuhan Basirih, Martapura lama (marla) dan pelabuhan trisaksti serta pelabuhan peti kemas pada tahun ini.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Kota Banjarmasin, M Amin MT mengatakan, pada tahun lalu Pemko sudah membangun infrastruktur pada beberapa pelabuhan tersebut. “Yakni Pembangunan jalan di pelabuhan Basirih sepanjang 800 meter dan membangun tiga jembatan kayu menjadi beton sebagai akses menuju pelabuhan Basirih pada tahun lalu,”ujar Amin melalui coffee morning, Senin (04/03).

Bahkan, ujar, karena masih banyak infrastruktur dan pembangunan yang masih dibenahi pada pelabuhan itu, maka tahun ini, atas permintaan pelindo III, Pemko akan melakukan pembebasan lahan di sekitar kantor Pelindo III yang akan dikoordinasikan dengan Bapeda dan Tapem.

Bahkan, ujarnya, pada kawasan ini penertiban dilakukan pada PKL serta parkir truk. “Penertiban ini juga berdasarkan permintaan pelindo yang ingin mensterilkan kawasan marla,”katanya.

Kemudian pembebasan lahan di basirih seluas 50 hektar  serta pembebasan akses kawasan industri di Mantuil. Pada pelabuhan mantuil ini dibuat akses jalan lagi dengan lebar kiri dan kanan 100 meter dan panjang 3 kilometer hingga tembus ke lingkar selatan,”ujarnya.

Dikatakan, pembebasan dan pembuatan jalan ini untuk membuka akses jalan dan mempermudah akses jalan menuju pelabuhan dimana nantinya akan berkembang dan menjadi pintu gerbang ekonomi Kalimantan.

Mantan Kadis Bina Marga ini juga mengatakan, pada bulan maret akan habis masa berlaku MoU dengan Pelindo sehingga minta singkronkan isi perjanjian agar rencana dalam perjanjian singkron antar pelindo berjalan seperti yang diinginkan Pemko.

Wakil Walikota Banjarmasin, HM Irwan Anshari mengatakan bahwa proses pembebasan lahan tersebut sangat didukung oleh Pemko. Hanya saja yang perlu diperjelas adalah soal anggaran, apakah proses pembebasan ini menggunakan anggaran pelindo atau Pemko. “Karena ini kita mesti konsultasikan dulu terkait anggaran apakah Pemko bisa mengeluarkan anggaran untuk lahan yang bukan milik Pemko, seperti pelabuhan marla tersebut,”ungkap Irwan.

Wawali juga berpesan agar mengingat masa berlaku MoU yang hanis pada bulan ini, maka pihaknya meminta untuk memperbaharui isi MuO tersebut. “Pembaharuai ini agar pembangunan pelabuhan cepat terealiasasi danperlu juga merevisi beberapa perjanjian pemkot dengan maksud untuk mengsingkronkan dengan misi dan visi Pemkot dan Pelindo,”demikian Wakil Walikota HM Irwan Anshari

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Maret 4, 2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: