Menhub Koordinasikan Perpanjangan Runway

Banjarmasin, KP – Menteri Perhubungan RI, Evert Erenst
Mangindaan menjanjikan untuk mengkoordinasikan soal perpanjangan runway
(landasan pacu) Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin bersama Menteri Badan Usaha
Milik Negara (BUMN) dan PT Angkasa Pura.
“Menhub berjanji untuk mengkoordinasikan masalah ini
bersama Menteri BUMN dan PT Angkasa Pura,’’ kata Ketua DPRD Kalsel, Nasib
Alamsyah kepada wartawan, Senin (25/2), di Banjarmasin.
Kepastian ini terungkap saat Nasib Alamsyah bertemu
Menhub pada Rapat Konsultasi Nasional Pembangunan Pasca 2015, Tantangan, Misi
dan Agenda, yang dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dan dihadiri
menteri, gubernur maupun ketua DPRD provinsi di Indonesia, pekan lalu.
Menurut Nasib Alamsyah, Menhub diberikan penjelasan kondisi
Bandara Syamsuddin Noor yang merupakan bandara embarkasi, namun terancam tidak
bisa digunakan lagi dengan kebijakan Pemerintah Arab Saudi, yang hanya
memperkenankan pesawat berbadan lebar mendarat di Bandara King Abdul Aziz,
Jeddah.
“Sementara, Bandara Syamsuddin Noor tidak mungkin
didarati pesawat berkapasitas 500 orang penumpang, karena runway hanya sekitar
2.500 meter,’’ jelas politisi Partai Golkar ini.
Untuk itu, harus dilakukan perpanjangan runway secepatnya
agar bisa memenuhi syarat Pemerintah Arab Saudi, mengingat selama ini pesawat haji
hanya mengangkut sekitar 325 orang calon jemaah haji asal Kalsel dan Kalteng
untuk setiap kelompok terbang (kloter).
“Kasihan jemaah haji Kalselteng, jika harus melalui
embarkasi haji lain, seperti Jakarta ataupun
Sepinggan, Balikpapan,’’
ujar Nasib Alamsyah.
Karena, hal ini akan menimbulkan beban bagi calon jemaah
haji ataupun keluarganya, mengingat perlu menyediakan waktu, dana dan tenaga jika
status embarkasi haji dicabut.
Nasib Alamsyah menambahkan, PT Angkasa Pura telah
merencanakan pengembangan Bandara Syamsuddin Noor, namun hanya sebatas terminal
penumpang, sedangkan runway tidak termasuk rencana.
“Padahal perpanjangan runway ini sangat diperlukan segera,
agar musim haji tahun ini tetap berangkat melalui Embarkasi Bandara Syamsudin
Noor,’’ tegas Nasib Alamsyah.
Untuk itu, Menhub meminta agar Gubernur Kalsel, H Rudy
Ariffin mengirimkan surat menyampaikan masalah tersebut ke Menhub, yang
diketahui Ketua DPRD, sehingga menjadi dasar koordinasi bersama Menteri BUMN
dan PT Angkasa Pura.
“Masalah ini sudah dibicarakan dengan Gubernur, yang
prinsipnya siap dan segera melayangkan surat
kepada Menhub, karena masalah embarkasi haji harus ditangani cepat, mengingat
jadwal keberangkatan haji sudah dekat,’’ kata Nasib Alamsyah.Walaupun beberapa tahun lalu pernah mengirimkan master
plan pengembangan Bandara Syamsuddin Noor, namun belum ada tanggapanny

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Maret 4, 2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: