Komisi I Panggil Biro Perlengkapan

Banjarmasin, KP – Komisi I DPRD Kalsel akan memanggil Biro Perlengkapan Sekdaprov Kalsel, terkait pengadaan tiga unit lift di Gedung DPRD Kalsel, yang salah satunya mengalami kemacetan, ataupun indikasi adanya penyimpangan dalam proses pengadaannya.
“Kita akan meminta penjelasan dari Biro Perlengkapan mengenai pengadaan lift tersebut,’’ kata Ketua Komisi I DPRD Kalsel, HA Bisung kepada wartawan, Jumat (1/3), di Banjarmasin.
Menurut Bisung, penjelasan ini diperlukan untuk mengetahui rincian pengadaan lift tersebut, yang kini ditelisik oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel. “Apalagi lift yang baru dioperasionalkan dua minggu ini sudah mengalami kemacetan, bahkan
seorang staf terjebak dalam tempo yang cukup lama, sekitar 1,5 jam,’’ ungkap politisi Partai Demokrat.
Disamping itu, seharusnya proyek yang baru rampung memiliki jangka waktu pemeliharaan, ataupun teknisi yang stand by untuk mengatasi masalah yang timbul, seperti kemacetan pada Kamis (28/2) lalu.
“Kan bingung, tidak ada teknisi yang menjaga, sementara peralatan otomatis yang disiapkan tidak berfungsi, sehingga memerlukan waktu lama untuk mengeluarkan staf yang terjebak di dalam lift,’’ tegas Bisung.
Untunglah, lift bisa dibuka dengan cara manual, yakni menarik tali sling lift tersebut di kamar mesin yang terletak di lantai V Gedung DPRD Kalsel.“Ini tidak boleh terjadi pada proyek yang baru rampung dikerjakan, langsung ditinggalkan begitu
saja. Ini akan menjadi catatan, agar ada teknisi yang bertanggungjawab,’’ jelas politisi senior ini.
Karena ini proyek eksekutif, maka yang harus bertanggungjawab adalah pihak eksekutif, termasuk soal anggaran dan teknis pelaksanaan wewenangnya adalah dari Pemrov Kalsel, atau dalam hal ini Biro Perlengkapan.
Bahkan rencananya, usai rapat paripurna Senin (4/1) nanti, Kepala Biro Perlengkapan akan langsung dipanggil untuk pertemuan mendadak guna membahas persoalan ditelisiknya pembangunan tiga buah lift oleh Kejaksaan tinggi (Kejati) Kalsel.
“Kita akan rapat membahas soal teknis maupun anggran, karena DPRD tidak mau disalahkan terkait
pembangunan lift baru ini,’’ tegas Bisung. Bisung juga menegaskan dirinya tidak mengetahui anggaran yang digunakan pada pembangunan
tiga buah lift ini, mengingat ini merupakan proyek eksekutif. “Kita tidak pernah dilapori soal ini, walaupun pembangunan tersebut di Gedung DPRD Kalsel,’’ujarnya.

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Maret 4, 2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: