Walikota Kecewa Razia Pol PP Banyak Bocor

Banjarmasin, KP – Wali Kota Banjarmasin, H Muhidin menyatakan belakangan ini dalam setiap kali adanya kegiatan razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) selalu dirahasiakan waktu maupun  tempat razia itu dilakukan.

“Saya perintahkan Kepala Satpol PP, untuk merasiakan tempat dan waktu razia, agar razia benar-benar efektif,”kata Wali Kota didampingi beberapa pejabat lainnya kepada {[wartawan}}, di Balaikota Banjarmasin, Senin (11/2).

Masalahnya setiap adanya razia secara terbuka maka seringkali objek razia atau mereka yang ditertibkan mengetahui lebih dahulu, sehingga rencana razia tersebut, lepas sasaran karena sudah tak bisa dirazia.

Melalui kejadian tersebut, katanya, kuat  dugaan,  ada oknum dari ratusan anggota Satpol PP yang ditugaskan untuk merazia itu  “bermain” dengan objek razia, seperti para Pedagang Kaki Lima (PKL), pemilik bangunan liar, atau objek razia lainnya.

“Saya malah memerintahkan sebelum terjun razia semua HP milik anggota Satpol PP dikumpulkan, agar mereka tidak bisa “SMS” dengan objek razia,” kata Walikota.

Menurut Wali Kota, kebijakan ini adanya dugaan “bermain” anggota Satpol PP dengan objek yang kena razia tersebut adalah dari oknum dari  para Satpol PP itu sendiri.

Menurut Wali Kota, penertiban yang dilakukan Satpol PP di wilayahnya harus berhasil guna menata kota ini agar tidak semrawut seperti yang terlihat selama ini.

“Lihat saja berkat penertiban Satpol PP, jalan umum yang berubah menjadi pasar di bilangan Pasar Lama sudah bisa dibersihkan, akhirnya jalan umum itu kembali bisa difungsikan,”katanya.

Padahal Jalan Sulawesi yang merupakan satu-satunya akses ke kawasan Sungai JHingah dari pusat kota seringkali mengalami kecametan yang luas biasa.

Dengan terbukanya, jalan umum di Pasar Lama tersebut maka bisa menjadi jalan alternatif pengguna lalu-lintas bila terjadi kemacetan di Jalan Sulawesi.

Wali Kota berharap semua pihak ikut mendukung kegiatan Satpol PP untuk menertibkan kota ini, tanpa adanya dukungan maka keinginan baik Pemkot menertibkan kota ini tak akan berhasil.

Sebaliknya kepada Satpol PP wali kota berpesan agar setiap penertiban harus dilakukan dengan pendekatan kemanusia dan menjauhi main kekerasan, kecuali bila adanya ancamam yang membahayakan keselamatan anggota.

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Februari 12, 2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: