Pemko Rencanakan TPA Basirih Ditutup Plastik

Banjarmasin, KP – Menyusul banyaknya tumpukan sampah yang kerap terjadi kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Basirih Banjarmasin, dalam waktu dekat akan ditutup dengan menggunakan plastic.

“Penutupan menggunakan plastic tersebut, akan dirancang khusus agar mudah terurai dan membusuk bersama sampah yang ada didalamnya. Dan memang ini  pola baru, yang akan diuji coba oleh pihak Kementrian Lingkungan Hidup,” ujar Kepala Badan Lingkungan hidup Daerah (BLHD) Kota Banjarmasin, H Hamdi, kepada {{wartawan}}, Senin (11/2).

Menurutnya, rencana baru ini akan diterapkan pada  sekitar tanggal 19-20 Februari mendatang, dan tim ahli dari Kemen LH, akan mulai melakukan uji coba pemasangan teknologi baru tersebut.

Jadi, diharapkan dengan penutupan bisa mengurangi dampak yang ditimbulkan oleh tumpukan sampah yang ada di TPA, baik munculnya   serangga lalat dan masalah bau yang kerap mengganggu warga  sekitar.

“Memang untuk tahap awal ini, kita akan dibantu. Jika berhasil, kemungkinan bisa membeli plastic tersebut, dan semuanya dilakukan dengan bertahap, karena bagaimanapun juga masalah penutupan ini akan dikoordinasikan terlebih d” ungkapnya.

Hamdi juga menjelaskan, secara logika penutupan sampah menggunakan plastic memang tidak masuk dalam  standar pengelolaan sampah yang baik. Sebab penggunaan plastic justru akan memperlambat proses pembusukan sampah dan plastik sendiri juga dapat menimbulkan pencemaran dan lambat mengurai.

Tetapi yakin dia, dengan teknologi plastic yang diberikan oleh Kemen LH tersebut, persoalan sampah di TPA bisa diminimalisir dan diatasi. “Ini sangat mungkin dilakukan, sebelum kita dapat menggunakan sistem Sanitarian Field,” ucapnya.

“Artinya dengan cara ini, begitu muncul tumpukan sampah, langsung  ditutup plastic. Setelah itu ditimbun sampah lagi dan ditutup plastic lagi,” tambahnya.

Kemudian tambah Hamdi, untuk tahap awal dimungkinkan pada satu kawasan  seluas  sekitar  1 hektar yang ada di TPA, akan  coba digunakan  cara tersebut. Setelah itu, bila dianggap berhasil akan diupayakan untuk ditambah ddan digunakan pada zona TPA lainnya.

Sedangkan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan  Kota Banjarmasin Drs Muhyar MAP, mengaku, pihaknya belum mendapatkan informasi detil terkait rencana penggunaan sistem dan teknologi pengelolaan sampah TPA tersebut.

Khusus terkait rencana kedatangan tim dari Kementerian LH, pihaknya juga belum mendapatkan kabar dari BLHD setempat. “Kalau gitu kami akan coba koordinasi dengan BLHD, kalau memang sistem itu lebih baik, bisa saja kita gunakan,” ujar Muhyar.

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Februari 12, 2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: