Pemko Masih Berat Dapatkan Piala Adipura

Banjarmasin, KP – Rendahnya hasil point penilaiaan Adipura tahun 2012-2013 tahap satu (P1), membuat Pemerintah Kota Banjarmasin, hanya berharap bisa mendapatkan piagam penghargaan Adipura berupa Best Effort pada tahun ini. Karena untuk mendapatkan piala Adipura sangat berat sekali.

“Terus terang sekarang ini saja, kita baru mendapatkan nilai  rata-rata 65,13, jadi kalau meningkatkan ke point diatas 70  sangat berat, karen a untuk mengerjarnya memang membutuhkan kerja keras,” ujar Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kota Banjarmasin, H Hamdi, kepada {{wartawan}}, Senin (11/2).

Bahkan, menurutnya, harapannya dapat memperoleh piagam penghargaan itu dinilai cukup beralasan, sebab melihat hasil yang dicapai saat ini, dibeberapa titik penilaian masih saja terus didapati kekurangan.

“Memang seperti pengelolaan kebersihan, sampah di TPS masih belum dikelola dengan baik, TPA juga masih terlihat tumpukan sampah, drainase juga  kurang, termasuk pasar dan terminal,”papar Muhiyar.

Malah, ujarnya, jika  memang upaya untuk meningkatkan nilai pada penilaian selanjutnya,  yang dimungkinkan akan  diumumkan pada sekitar bulan Maret nanti, bisa mendapatkan penilaian lebih bagus.

Jadi, katanya, pemerintah melalui tim penilai Adipura, juga bisa memberikan penghargaan terhadap dedikasi dan komitmen untuk meningkatkan kebersihan, keindahan  dan penghijauan kota.

“Artinya kita cukup dapat {{Best Effort }} saja sudah syukur, kalau Adipura rasanya berat untuk kategori Kota Besar,” ungkapnya.

Sementara tambah Hamdi, kendati pada penilaian tahap 1 (P1) ini nilai rata-rata  yang  dicap[ai masih rendah, namun ada satu titik lokasi penilaian yang hasilnya cukup membanggakan dan perlu diberikan apresiasi oleh Pemko setempat. Yakni, Pelabuhan Pelindo III pada kategori penilaian terminal darat dan laut, dimana point yang dihasilkan mencapai nilai 73. “Bahkan untuk WC saja, kalau dulu mereka hanya mendapat nilai 30 sekarang menjadi 80 point. Jadi ini perlu dipertahankan,” ucapnya.

Jadi, akhirnya ujar Hamdi, pihaknya tetap berharap dalam kurun waktu sekitar satu bulan kedepan menjelang P2 Maret nanti, semua pihak baik SKPD dan  seluruh masyarakat, agar bersama-sama dalam meningkatkan hasil penilaian yang akan dilakukan.

“Sesekali  memang untuk TPS, TPA,  drainase, pasar dan terminal, sebab pengkalian nilai  dari titik itu sangat tinggi,” bebernya.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Banjarmasin, Drs Muhyar MAP, mengakui, untuk pengelolaan kebersihan dan keindahan serta penghijauan di kota itu memang sangat berat, sehingga diperlukan kerjasama dan keterlibatan semua pihak.

“Yang pasti kami akan selalu berupaya meningkatkan pengelolaan kebersihan, mulai dari TPS hingga TPA,” yakin Muhyar.

Seperti diketahui, sejak  tahun  2011 kemarin, Pemko Banjarmasin, tidak lagi mendapatkan penghargaan Adipura termasuk piagam Best Effort yang diraih  pada tahun 2010 lalu. Sebab, tahun 2011 kemarin piagam Best Effort tersebut, dikatakan telah ditiadakan.

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Februari 12, 2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: