30 Persen Pelanggan Air di Timur Teracam Terputus

[] Jika Penanaman Tiang Flay Over Dipaksakan

Banjarmasin, KP – Sejumlah 30 persen pelanggan PDAM Bandarmasih terancam akan kehilangan air bersih, jika pipa besar berdiameter 650 cm yang melintasi jalan A Yani depan Dinas Perhubungan Kalsel hingga perumahan Bank Indonsia tak segera dipindahkan dari rencana pemangunan tiang flay over di Jalan A Yani Banjarmasin yang saat ini sedang dikerjakan.

“Jauh sebelum pembangunan flay  over, atau jembatan layang sudah diberitahukan kepada pihak konsultan, tetapi rupanya kurang diperhatikan sehingga supaya tidak bertambah ramai, pihak PDAM Bandarmasih sudah melakukan pemberitahuan tetapi hingga menjelang pelaksaan pembangunan belum ada titik terang,’’ucap Direktur Utama PDAM Bandarmasih Ir HM Muslih kepada {[wartawan}}, di Banjarmasin, di sela-sela kegiatan undian pelanggan, Selasa (12/2).

Karena itulah, ujar Muslih, PDAM Bandarmasih mengajak untuk segera menyelesaikan persoalan ini dengan mencari solusi, karena bagaimanapun juga air bersih hingga saat ini masih diperlukan warga masyarakat banyak, jika memang pembangunan tiang harus dilakukan hendaknya pipa PDAM yang telah puluhan tahun tertanam diharapkan hal ini bisa dicarikan solusi bersama-sama.

“Insya Allah mulai Rabu pagi ini akan dilakukan rapat koordinasi dalam menyikapai masalah ini, karena jangan sampai pelanggan PDAM kehilangan air bersih hingga 30 persen dan berdampak kesemua pelangan khususnya di Banjaramsin Timur,’’ungkap Muslih.

Jadi, katanya, dengan rapat koordinasi ini diharapkan bisa mencari penyelesaikan karena jangan sampai pipa besar yang setiap hari membawa air bersih kepada pelanggan terkena tiang flay over yang kedepan bisa mempengaruhi tiang  atau sebaliknya pipa yang sudah lama tertumbuh di lokasi tempat penanaman tiang flay over.

Muslihpun juga tak bisa membayangkan betapa macetnya manakala dilakukan pembongkaran pipa PDAM Bandarmasih yang harus dialihkan. Karena jika hal ini tak dialihkan sangat mempengaruhi kedepan distribusi air bersih kepada pelanggan, untuk itulah pihaknya bersama-sama mencari solusi dengan melakukan rapat koordinasi dengan harapan masalah ini bisa dicarikan solusi bersama, yang tentunya untuk melakukan pemindahan juga diperlukan dana yang cukup besar.

“Terus terang kita ingin mencari solusi bersama-sama karena penanaman pipa di Jalan Nasional ini sebelumya juga ada ijin sehingga jika harus dilakukan pembongkaran pun harus dilaksanakan melalui koordinasi,’’demikian mantan Direktur Teknik PDAM Bandarmasih ini.(vin/K-5)

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Februari 12, 2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: