Pemko Mulai Benahi Pasar Tradisonal

Banjarmasin, KP – Upaya Pemko Banjarmasin melakukan perbaikan fasilitas umum terutama pasar tak hanya janji saja. Bahkan sejak 2012 kemudian dilanjutkan 2013, Pemko terus melakukan perbaikan pasar-pasar tradisional yang tahun 2013, Pemko kembali melakukan perbaikan Pasar Pekauman yang selama 20 tahun tak pernah ada sentuhan dari tangan pemerintah.

Tujuan dilakukan perbaikan pasar yang selama ini kurang layak  untuk berjualan atau berkumpul para pedagang yang meliputi pasar yang kondisinya sudah kumuh adalah pasar pekauman yang  sudah 20 tahun lebih tidak pernah disentuh perbaikan, tahun 2013 mulai dilakukan renovasi, kata Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Kota Banjarmasin, Drs H Hermansyah kepada {[wartawan]}, di Banjarmasin, Jumat (29/12).

Renovasi ini akan memakan anggaran sebesar Rp 1,7 miliar dan berdampak pada 450 pedagang lebih. Bahkan nantinya pedagang diharapkan tak dimintai uang untuk menebus kios. Karena semua dana dibangun denngan APBD Kota dan memang masih perlu dirapatkan. “Intinya, lebih memprioritaskan untuk pedagang lama,” jelasnya.

Jadi, katanya, jika  Pasar Pekauman, maka pasar lainnya seperti Pasar Lama, Pasar Ujung Murung dan Pasar Lima masih harus menunggu. Bahkan pada tahun 2013 baru akan dibuatkan RTBL (Rencana Tata Bangunan Lingkungan) dan DED (Detail Engineering Design).

“Kalau selama ini bicara kapan renovasinya saya kira masih lama,” tukas Herman. Begitu RTBL dan DED dikantongi, pihaknya juga masih harus memikirkan soal anggaran. “Apakah nantinya ditawarkan kepada investor, pemprov ataukah cukup anggaran kita saja,” imbuhnya.

Rencana renovasi pasar ini memang bukan hal yang baru. Di kalangan pedagang, semisal Pasar Lama, banyak sudah yang bertanya-tanya kapan dan bagaimana nasib mereka nantinya. “Saya kira pedagang pasar tidak akan memprotes. Kami kan datang untuk melakukan perbaikan. Demi kepentingan mereka juga,” tukasnya.

Selain renovasi, pada 2013, impian memiliki sentra pasar buah di Banjarmasin juga kian mendekati. Tepatnya di Jalan Veteran, di atas lahan Pemko seluas 2000 meter persegi. Pembangunan Pasar Buah Ksatria ini akan memakan anggaran sebesar Rp 200 juta.

“Jadi, pedagang buah yang selama ini tersebar di berbagai ruas jalan seperti Jalan Veteran, Jalan Ahmad Yani, dan lainnya akan dipindahkan kesana. Dan dengan lahan seluas itu, saya kira sangat cukup untuk menampung mereka semua,” tandasnya.

 

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Januari 1, 2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: