Pemko Mulai Jaga Ketat TPS di Banjarmasin

Banjarmasin, KP –  Upaya mewujudkan kebersihan bukan hanya isapan jempol. Bahkan Pemko sudah memberlakukan  2 hari ini penjagaan  Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dengan ketat oleh petugas sewaan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Banjarmasin.

“Kegiatan ini dilakukan untuk mewujudkan masyarakat tertib membuang sampah pada malam hari. Tapi kenyataannya masih banyak masyarakat yang belum tahu,’’kata Hamdan dan Zainuddin, penjaga TPS di jalan Banua Anyar, kepada {{wartawan}}, Minggu (11/11).

Dari pengakuan Hamdan dan Zainuddin, selama menjadi penjaga TPS di jalan Banua Anyar, mereka seharinya puluhan kali harus menegur pembuang sampah. “Sampai hari ini masih puluhan orang kita tegur,” ujar mereka

Bahkan, mereka mengaku menegur yang ketangkap tangan mau membuang sampah pada siang hari, untuk minta membuangnya nanti pada malam hari atau pagi sekitar pukul 06.00 Wita. “Kita menegurnya secara sopan saja,” ucap mereka.

Namun yang menyulitkan, kata Hamdan, pembuang sampah yang pakai sepeda motor, melempar sampah sambil jalan ngebut. “Tapi Alhamdulillah, yang membuang sampah pakai mobil gak ada hari ini,” tuturnya.

Hamdan mengatakan, dalam seminggu pertama ini kemungkinan mereka akan jaga terus berdua, baru setelah itu bergantian.` Namun yang merananya kerja kita ini, karena tanpa pos penjagaan, jadi panas kepanasan, hujan terpaksa sedikit menjauh mencari tempat berteduh,” paparnya.
Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Banjarmasin drh Rusmin Ardhaliwa mengungkapkan, bahwa penempatan para penjaga TPS ini akan kontiyu hingga 2013 nanti. “Anggarannya sudah kita susun hingga 2013,” ungkapnya.

Dengan demikian, katanya, penjagaan ketat TPS dengan tujuan memberlakukan masyarakat mau tertib membuang sampah ini akan terus berlanjut hingga 2013 nanti. “Memang sekarang ini belum ada sanksi, karena masih dalam bentuk sosialisasi kemasyarakat,” terangnya.

Menurutnya, aksi ini bertujuan menegakkan Perda no 21 tahun 2010 tentang pengelolaan sampah, yang ancaman pelanggarannya kurungan 3 bulan penjara atau denda sebesar-besarnya Rp 5 juta dan  nanti Satpol PP yang menindaknya.

Dikatakannya, ada 30 titik TPS yang dijaga petugas sejak dilaunchingkannya pada Sabtu (10/11) kemarin. Yakni setiap kecamatan 6 TPS. “Pokoknya, masyarakat baru boleh membuang sampah malam hari dari pukul 20.00 Wita sampai pagi pukul 06.00 Wita,” tegasnya.

~ oleh Narti Kalimantan Post pada November 20, 2012.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: