95 Persen Limbah Manusia Cemari Lingkungan

Banjarmasin, KP – Dari jumlah700 ribu penduduk kota Banjarmasin 95 persen limbah yang dihasilkan setiap harinya, memberikan kontribusi yang cukup besar bagi pencemaran lingkungan. Karena sistim safiteng yang dibuat perumahan dan masyarakat hingga sekarang masih yang belum mememuhi standar.

“Saat ini hanya sekitar 5 persen penduduk kota Banjarmasin yang sudah menggunakan safeteng sesuai standar, sebelumnya masih menggunakan system sanitasi tradisional hingga mengakibatkan  kualitas lingkungan dan air terus menurun,’’ungkap Direktur Utama Perusahaan Daerah Pengelolaan Air Limbah (PD PAL) Kota Banjarmasin, Ir Muhammad Muhidin kepada {[wartawan]}, disela-sela kesibukannya mempersiapkan kedatangan 34 para kepala daerah di Banjarmasin, Selasa (5/11).

Jadi, katanya, dengan masih banyaknya masyarakat kota Banjarmasin tidak memiliki sistem sanitasi yang baik, tentunya hal ini perlu menjadi tantangan kota semuannya. Karena itulah PD PAL Kota Banjarmasin terus melakukan sosialisasia kepada warga masyarakat, untuk mengajak berlangganan dengan PD PAL.

“Sampai saat ini system sanitasi yang baik atau memakai septic standar yang pada umumnya dibanguan oleh pemerintah. Karena septiktank yang dibikin pemerintah, misalnya seperti septiktank komunal baik memakai jaringan atau kolompok,”katanya.

Bukan hanya itu, katanya lagi, para pengembangan perumahan pun membuat septic tank juga belum standar, meskipun tidak pakai coblok lagi, namun ssitem pembuangan limbah hasil dari septic tank belum tertampung ke wadah atau merembes hingga cemari lingkungan serta air tanah kita.

“Karena kita masih perlu kerja keras untuk menyadarkan mdam memberika pemahaman kepada masyarakat tentang system sanitasi yang benar,”katanya.

Muhidin juga memaparkan, untuk kota Banjarmasin sendiri, sistem sanitasi memang masih buruk. Kondisi ini karena kurang tahunya masyarakat akan manfaatkan sanitasi yang baik terhadap lingkungan dan kesehatan. “Mereka pikir septic yang telah ada dirumah sudah benar,”katanya.

Sementara untuk bantuan pemasangan PAL gratis itu baru sekitar 6000 sambungan rumah ditambah tahun ini yang baru menyelesaikan 2000 sambungan rumah.

“Targetnya tahun ini lima ribu sambungan tetapi tinggal  kesadarannya masyarakat saja lagi,”katanya yang selama ini memang kehadiran PD PAL sambuatannya berbeba dengan air bersih yang mereka memang merasa perlu.

Meski demikian pihaknya optimis untuk perbaikan sanitasi di kota ini akan bisa dilakukan selama masih terus ada komitmen dengan para pemimpin. Bahkan, Muhidin juga berupaya agar pada 2015 nanti taget MGDs yang harus mencakup 50 persen dari penduduk kota Banjarmasin, karena kalau seluruhnya ditarget tahun 2028 mendatang

~ oleh Narti Kalimantan Post pada November 20, 2012.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: