34 KEPALA DAERAH BAHAS HIBAH SANISASI AUSTRALIA

Banjarmasin KP- KP -Sebanyak 34 wali kota, bupati atau yang mewakili kepala daerah di tanah air mengikuti sosialisasi pemanfaatan program hibah sanitasi bantuan Australia-Indonesia infrastructure grants for sanitation (sAIIG).
Sosialisasi dibuka Wali Kota Banjarmasin, Haji Muhidin di ruang Kayuh Baimbai balaikota Banjarmasin, Rabu dihdairi Direktur Bina Program Direktorat Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, dan Ketua Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI).
Wali Kota Banjarmasin kesempatan tersebut mengajak seluruh kepala daerah di tanah air memperbaiki lingkungan dengan memanfaatkan program hibah sanitasi bantuan Australia tersebut.
Menurutnya dana hibah yang disediakan cukup besar 40 juta Dolar AS atau setara Rp380 miliar, tinggal bagaimana memanfaatkan dana tersebut dan Banjarmasin sendiri sudah memanfaatkannya Rp10 miliar untuk sanitasi.
Chandra RP Situmorang Ketua Program hibah dari Kementerian Pekerjaan Umum menjelaskan program hibah sAIIG dikocorkan untuk tahun 2012 hingga 2014 dengan nilai hibah 40 Dolar AS.
Output dari program sAIIG adalah kenaikan investasi di bidang prasarana sanitasi seperti air limbah dan persampahan di 40 tempat pemerintah kabupaten dan kota.
Lingkup bidang program sAIIG meliputi prasarana seperti air limbah seperti pembangunan instalasi pengolahan air limbah komunal sampai dengan sambungan rumah 200-400 kepala keluarga (KK) dan atau jaringan pipa air limbah sampai Sambungan Rumah (SR) minimal 50 KK.
Selain itu pembangunan stasiun Pengalihan Antara Sampah (SPA) dengan luas minimal dua hektare.
Program hibah sAIIG diberikan berdasarkan kinerja yang terukur atas pekerjaan yang dilaksanakan pemerintah kabupaten dan kota tahun 2012, 2013, dan 2014 yang kemudian diverifikasi oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya.
Apabila hasil verifikasi memenuhi kreteria teknis yang ditetapkan,maka dana hibah akan dibayarkan kepada pemerintah kabupaten dan kota sesuai nilai yang disepakati, tambahnya.
Program ini ditawarkan kepada seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Indonesia, dan pemerintah kabupaten dan kota yang berminat dapat mengajukan surat minat dan usulan program dengan kreteria dan persyaratan sesuai dengan pedoman yang telah dibuat.
Usulan program yang memenuhi syarat teknis disertai ketersediaan untuk alokasikan dana APBD untuk kegiatan tersebut akan ditindaklanjuti dengan perjanjian penerusan hibah antara Kementerian Keuangan dan bupati atau walikota.
Sampai saat ini sudah terdapat 24 pemerintah kabupaten dan kota yang telah mengajukan surat minat, sembilan kabupaten dan kota diantaranya dengan usulan program yang memenuhi persyaratan teknis, akan ditindaklanjuti ke proses selanjutnya,demikian Chandra RP Sitomorang.

~ oleh Narti Kalimantan Post pada November 20, 2012.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: