Tasya Kampanye Bank Sampah di Banjarmasin

[] MenLH Batal Hadir, Diwakilkan Diputi IV

Banjarmasin, KP – Artis Cantik Tasya Kamila ikut hadir pada pencanangan Banjarmasin Cinta Bersih dan Peresmian Bank Sampah, di Aula Kayu Baimbai dan dilanjutkan ke Komplek Mahligai Banjarmasin, Selasa (13/11) kemarin.
Mantan penyanyi cilik tersebut, selain ikut kampanye Bank Sampah juga mengajak kepada warga masyarakat dan undangan yang hadir di Komplek Mahlaigai Banjarmasin, bernyanyi bersama di tengah-tengah tumpukan  pusat Bank Sampah.
Menurut Artis Duta Lingkungan itu, dirinya terjun menggeluti dunia lingkungan dengan mengkampanyekan bank sampah kaseluruh daerah di nusantara karena menilai sangat banyak mamfaatnya bagi masyarakat dan lingkungan.
“Sampah kalau dikelola dengan baik akan bernilai ekonomi yang tinggi, lingkungan jadi bersih. Makanya ayo.. bangun bank sampah,” serunya.
Ia mengaku kagum dengan Banjarmasin, sebab diketahuinya sudah ada sekitar 30 bank sampah yang berdiri dan eksis di tengah masyarakat, bahkan sudah cukup menghasilkan rupiah.
“Kalau bisa bank sampah di Banjarmasin nantinya bisa menyaingi bank sampah yang ada di Surabaya atau Malang, omset bank sampahnya sudah mencapai puluhan juta rupiah mereka itu,” tuturnya.
Sebenarnya, Tasya dijadwalkan ikut meresmikan 30 bank sampah di Banjarmasin oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya, namun sang menteri berdarah Papua itu batal hadir, dan diganti Deputi IV Bidang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), limbah B3, dan sampah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Masnellyarti Hilman. Acara peresmiannya secara simboles di bank sampah di Komplek Mahligai Banjarmasin Utara.
Masnellyarti Hilman mengatakan, bahwa pemerintah pusat sangat mendukung berkembangnya bank sampah di lingkungan masyarakat, bahkan secara nasional menargetkan 250 titik bank sampah pertahunnya bisa bertambah. “Nah, terget itu ternyata sudah lebih bisa tercapai, dengan peresmian di Banjarmasin ini sudah lebih 600 titik bank sampah pada 2012,” ujarnya kepada wartawan.
Tentunya, ini menjadi kemajuan pola pikir masyarakat terhadap kegunaan sampah rumah tangga yang bisa didaur ulang untuk bisa menjadikannya rupiah dan menambah pengasilan ekonomi keluarga.
Kepala BLHD Kota Banjarmasin Drs H Hamdi menyampaikan, bahwa produksi 30 bank sampah di Banjarmasin yang sudah eksis ini ditotalkan sudah bisa mencapai 1 ton perbulannya. “Dan ini sudah sangat menghasilkan banyak rupiah,” ucapnya.
Jadi, katanya, sehubungan dengan ini, Pemko terus berusaha menyakinkan dan mendukung masyarakat untuk ikut pula membangun bank sampah di lingkungannya, demi terciptanya lingkungan bersih tanpa membuang sampah sembarangan. “Memang target kita memang 50 bank sampah tahun ini bisa berdiri di lingkungan masyarakat,’ ungkapnya.

~ oleh Narti Kalimantan Post pada November 13, 2012.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: