Sungai Martapura Tercemar Ribuan Bangkai Ikan

[]PKS Salurkan Air Bersih
Banjarmasin, KP – Warga di sepanjang Sungai Riam Kanan, Kabupaten Banjar kini mengalami musibah dengan tercemarnya air sungai tersebut, akibat ribuan bangkai ikan yang dibuang pemilik tambak ke perairan.
Kondisi terparah kini dialami warga di kawasan Karang Intan, Pinggaran, Kecamatan Martapura Timur, yang kini kesulitan air bersih, maupun aktivitas lainnya, karena selama ini menggunakan air sungai untuk cuci maupun mandi.
Kondisi ini mendapatkan respon dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalsel, yang mengirimkan bantuan air bersih sebanyak lima mobil tangki bagi warga di kawasan tersebut.
“Kita sudah menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di daerah tersebut, dan di drop pada lima titik,’’ kata Ketua DPW PKS Kalsel, Ibnu Sina kepada wartawan, Selasa (30/10), di Banjarmasin.
Untuk penentuan titik distribusi air bersih tersebut, menurut Ibnu Sina, diputuskan melalui rapat internal dan berkoordinasi dengan PDAM Intan Banjar, agar bantuan air bersih ini tepat sasaran.
“Bantuan ini juga diberikan, karena banyaknya permintaan dan laporan masyarakat, yang merasakan kesulitan air bersih, termasuk informasi dari kader partai,’’ tambah Ibnu Sina.
Ibnu Sina mengungkapkan, matinya ribuan ikan yang larut di sepanjang Sungai Riam Kanan, khususnya di sekitar Karang Intan hingga Pinggaran, Kecamatan Martapura Timur menyebabkan kondisi air tercemar bau busuk, sehingga tidak bisa digunakan untuk cuci dan mandi, termasuk dikonsumsi warga setempat.
“Apalagi proses pembusukan ikan memerlukan waktu lama, bahkan hingga 10 hari lebih, yang menyebabkan kesulitan air bersih ini akan semakin parah,’’ ungkap anggota Komisi III DPRD Kalsel.
Selain itu, kawasan yang terkena dampak pencemaran ribuan bangkai ikan juga semakin meluas, bahkan hingga mencapai Sungai Martapura dan daerah lainnya yang berada di sepanjang sungai tersebut.
“Mungkin warga Banjarmasin dan PDAM Bandarmasih juga terkena dampak pencemaran ribuan bangkai ikan ini, mengingat Sungai Riam Kanan juga mengalir ke Sungai Martapura, Sungai Tabuk dan lainnya,’’ jelas Ibnu Sina.
Ibnu Sina menambahkan, kondisi sekarang bisa dikatakan musibah, yang perlu penanggulangan segera, terutama mengatasi ribuan bangkai ikan yang mengapung di sungai.
“Kalau dibiarkan saja, tentu akan memakan waktu pembusukan, sehingga perlu dilakukan rehabilitasi secepatnya agar pencemarannya tidak meluas. Apalagi jika hujan turun, yang akan memperparah kondisi pencemarannya,’’ tambahnya.
Ibnu Sina juga mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah setempat yang langsung merespon kesulitan warganya, dengan menyalurkan air bersih. “Kita harapkan ada langkah serius untuk mengatasi musibah ini yang dikoordinasikan antar Pemkab Banjar, PDAM, Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD), Dinas Pertambangan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah,’’ ujar Ibnu Sina.

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Oktober 30, 2012.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: