Satpol PP Siap Menangkap Pembuang Sampah

Banjarmasin, KP – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarmasin H Ichwan Norkhaliq menyatakan siap membantu Dinas Kebersihan dan Pertamanan yang berencana menerapkan warga tertib membuang sampah pada tempat dan waktunya mulai 10 Novermber ini.
“Intinya kita siap membantu Dinas Kebersihan terkait penindakan pembuang sampah sembarangan dan bukan pada waktunya pada 10 November ini, tapi polanya saja yang kita tidak mengikuti sesuai keinginan Dinas Kebersihan,” ujar Ichwan kepada wartawan, Minggu (28/10) kemarin.
Menurutnya, keinginan Dinas Kebersihan yang mengharapkan anak buahnya ditempatkan di 30 titik TPS setiap harinya terpaksa dirinya tolak. Sebab, itu dianggapnya sangat membebani pasukannya, lantaran tidak hanya masalah itu saja yang harus diperhatikan pihaknya melainkan permasalahan lain terkait penegakan Perda di daerah ini. “Jadi solusinya, kita membantu secara mobile, bukan petugas kita harus selalu berjaga di TPS,” tuturnya.
Caranya, ungkap Ichwan, setiap harinya nantinya akan ada anak buahnya yang bergiliran melakukan pengawasan atau patrol tanpa baju dinas ketitik-titik TPS yang dianggap rawan pelanggaran membuang sampah. Rencananya, tugas ini kemungkinan besar nantinya akan dijalankan para petugas Satpol PP yang baru direkrut.
Ditegaskan Ichwan, pihaknya akan melakukan tindakan kepada masyarakat yang melanggara ketentuan membuang sampah bukan pada tempat dan waktunya, yakni, siang hari apalagi sampai di TPS liar. “Bisa kita kenakan Tipiring, atau kita amankan sekalian,” ujarnya.
Sebagaimana yang diungkapkan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Banjarmasin Rusmin Ardhaliwa, mulai November ini setiap rumahtangga tidak diperbolehkan lagi membuang sampah sendiri ke-TPS (Tempat Pembuangan Sampah) pada siang hari, namun harus lewat petugas kebersihan di RT-nya.
Sebab, katanya, Pemkot akan menerapkan peraturan itu agar masyarakat bisa membuang sampah dengan tertib dan pada waktunya. “Siapa yang membuang sampah bukan pada tempat dan waktunya nanti, kalau ketemuan Satpol PP, ditangkap!,” ujarnya.
Dikatakan Rusmin, para petugas Satpol PP nantinya akan bertugas secara sembunyi-sembunyi, mereka akan mengawasi sekalian menindak para pembuang sampah sembarangan dan bukan pada waktunya. “Oke lah pada tahap awal ini, misalnya ada yang ketemuan hanya diberikan surat peringatan, namun kalau tidak mau menandatangani terpaksa kita bawa kemeja hijau,” tegasnya.
Sesuai peraturannya, tutur Rusmin, bagi yang melanggar peraturan buang sampah ini dapat ancaman sanksi kurungan 3 bulan penjara atau denda sebanyak-banyaknya Rp 5 juta.   “Kalau tidak ingin mendapatkan sanksi ini, maka jangan lagi buang sampah di siang hari, tapi biasakanlah membuangnya di malam hari dan sesuai tempatnya,” pesan Rusmin.
Untuk menerapkan peraturan tertib membuang sampah tidak lagi siang hari dan sesuai tempatnya ini, kata Rusmin, Pemkot bekerjasama dengan pihak kelurahan dan kecamatan juga akan menerapkan penjagaan khusus TPS di sejumlah titik. Rencananya pada tahap awal ini akan diterapkan dulu di 30 titik TPS. Tujuannya mengawasi, menegur, sampai memberikan tindakan bagi pembuang sampah bukan pada waktu dan tempatnya. “Mereka berjaga secara bergiliran hingga malam saja,” ucapnya.
Menurutnya, para petugas pengawas TPS ini ditunjuk oleh lurah dan RT. “Senghaja kita minta bantuan lurah dan RT untuk menunjuk orang yang tepat,” tuturnya. Untuk gaji para petugas pengawas TPS ini, beritahunya,  dari APBD.
Disampaikan Rusmin, bahwa penerapan peraturan tertib membuang sampah pada tempat dan waktunya ini sesuai janji Pemkot setelah sarana tambahan kebersihan, yakni, 17 kontiner sampah dan 5 buah mobil katrol (truk sampah) sudah bisa dioprasikan.
“Rencananya tanggal 10 November ini launcheng “Banjarmasin Bersih” sekalin mengoprasikan tambahan alat kebersihan tadi,” ujarnya.

Menurutnya, jumlah TPS di Kota Banjarmasin saat ini sebanyak 76 buah TPS resmi, 17 buah TPS bkontiner, dan 24 buah TPS liar. “Kita masih bermasalah dengan jumlah sampah yang terus meningkat volume sampah yang mencapai 500 ton perharinya,” pungkas Rusmin.

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Oktober 29, 2012.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: