Diah Pastikan Poging DBD Gartis

Banjarmasin, KP – Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Hj Diah R Praswati menghimbau seluruh masyarakat supaya berhati-hati dalam menawakan program poging yang membayar, karena pihak Dinas Kesehatan melakukan poging jika memang ditemukan positip {{DB}}.

“Program pembasmian sarang nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) baik itu pogging atau penyebaran bubuk abate yang dilakukan petugas kesehatan semuanya dilakukan secara gratis,’’ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Drg Hj Diah P kepada {[wartawan]}, di Banjarmasin, Senin (29/10).

Untuk itulah, ujar Diah, diminta untuk berhati-hati kalau ada orang yang menawarkan pogging dan penyebaran bubuk abate dengan minta biaya, itu adalah oknum yang tidak benar, sebab program ini saya tegaskan gratis.

Ia juga mengatakan demikian, karena selama ini ada ditemui kasus itu di tengah masyarakat, bahkan tidak sedikit yang tertimpa penawaran dan akhirnya pada saat dilakukan poging dipungut bayaran. “Kalau menurut informasi yang kita terima, banyak pula di sekolah-sekolah termasuk di IPAL juga tetapi  Alhamdullilah banyak yang ditolak,” tuturnya.

Menurutnya, dari hasil laporan lebih 10 kasus diterima pihaknya terkait itu, dan dia menyatakan itu sebuah penipuan dan yang bisa dikatagorekan pidana. “Sayang kita tidak menemukan oknum itu dan pada umumnya mereka melakukan transaksi dan kegiatan sangat cepat,”papar Diah.

Dikatakan Diah, pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar tidak melayani oknum semacam itu, bahkan kalau bisa laporkan keposkesmas terdekat. Karena terkecuali petugas kita, yang memang benar-benar melakukan tugas tanpa pamrih, kataya.

Ditambahkan Diah, bahwa memasuki musim hujan ini, kasus DBD biasanya diperkirakan akan meningkat, yakni,mulai November hingga Januari. “Kebiasaannya setiap tahun itu, memang sedanag melakukan peningkatan,” ujarnya.

Khusus tahun ini,  kasus  DBD di Banjarmasin sudah mencapai 55 kasus, 3 diantaranya meninggal dunia. “Inilah yang kita ingatkan agar masyarakat selalu waspada, bersihkan lingkungan yang bisa menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk DBD,” pungkasnya

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Oktober 29, 2012.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: