Pedagang Pasar Ayam Dipastikan Pindah Usai Lebaran

Banjarmasin, KP – Pihak Dinas Pertanian dan Perikanan memastikan, pedagang pasar ayam yang sebelumnya dipindah beberapa kali gagal, dipastikan setelah hari Raya Idul Fitri 1432 H ini, para pedagang ayam sudah akan bersedia dipindah ke lokasi yang telah dibangun dengan dana Dana Alokasi Khusus (DAK )  di Mantuil Banjarmasin.
“Insya Allah para pedagang pasar ayam akan bersedia pindah, karena penolakan tempat yang  semula sempit sekarang setelah dilakukan perbaika, atau renovasi tempatnya sudah membaik, dan layak untuk tempat penyembelian dan penampungan ayam milik para pedagang,’’ungkap Ir H Djoyo Pujadi, kepada {[wartawan]}, di Banjarmasin, belum lama ini.
Diakui memang, ujarnya penolakan yang dilakukan syah-syah saja, karea tempat penampungan tidak layak dan terlalu sempit, demikian juga lokasi peyembelihan ayamnya sangat sempit sehingga mereka tetap bertahan  di Pasar Hayar, Pasar Lama, yang jelas semua titik penyembelian di dalam kota.
Jadi, kata Djoyo, meskipun mereka belum menyatakan setuju tetapi diharapkan jangan sampai kesabaran Pemko Banjarmasin melalui Dinas Pertanian dan Perikanan untuk memindahkan atau merelokasi, para pedagang ayam ke tempat baru di kawasan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan
Bahkan, ujar Djoyo lagi, jika memag para pedagang menolak, Pemko kini terpaksa kembali mengeluarkan ultimatum atau peringatan terakhir bagi para pedagang, sehingga diharapka seluruh pedagang bisa mendukug program relokasi pemotonga ayam yang selama ini dilakukan di rumah-rumah..
Khusus batas waktu yang diberikan Dinas Pertanian dan Perikanan agar seluruh pedagang ayam pindah dan segera menempati Rumah Potong Ayam yang sebelumnya telah disediakan Pemko Banjarmasin sebagai tempat relokasi adalah awal Nopember bulan depan.
Sikap tegas dan tidak ada tawar menawar ini konon khabarnya sudah mendapat dukungan Walikota Banjarmasin H Muhidin, berupa terbitnya nota dinas yang memerintahkan agar bangunan Rumah Potong Ayam di kawasan Mantuil segera untuk ditempati.
“Kita berharap pemindahan pedagag ayam bisa berjala sesuai recana dan kegiata relokasi yag sudah lama diminta programkan dan mendapatkan dukugan peuh dari Pemeritah Kota,’’ungkao Djoyo lagi.
Bahkan, kataya, sebagai tindaklanjutnya, Dinas Pertanian dan Perikanan sudah mengeluarkan surat edaran. “Dalam surat edaran itu intinya diminta kepada seluruh pedagang ayam agar segera pindah ke tempat penampungan baru yaitu Rumah Potong Ayam di kawasan Mantuil paling lambat awal Nopember bulan depan,’’ungkap Djoyo Pujadi.
Lebih jauh dikemukakan Djoyo, bahwa batas akhirnya pemindahan yang telah ditentukan tersebut merupakan keputusan yang sudah final dan tidak bisa ditawar-tawar lagi. “Setelah sebelumnya rencana pemindahan atau relokasi sempat beberapa kali gagal dilaksanakan,’’ tandasnya.
Menyinggung sejumlah persyaratan yang diajukan pedagang ayam yang harus dilengkapi khususnya berupa fasilitas dan sarana yang belum memadai, Djoyo mengemukakan, jika fasilitas atau sarana dan prasarana di tempat relokasi baru sudah dilakukan pembenahan.
“Dengan demikian tidak ada lagi alasan para pedagang ayam untuk menolak direlokasi,’’ katanya, seraya menambahkan sosialisasi masalah pemindahan ini terus diupayakan kepada pedagang ayam.
Sebelumnya diakui, rencana pemindahan pedagang ayam seyogianya sudah terlaksana sebelum bulan Ramadhan, namun karena ada permintaan pedagang ayam relokasi terpaksa ditunda.
Pada bagian lain Djoyo berharap, keputusan akhir agar segera menempati Rumah Potong Ayam yang disediakan ini kiranya dapat disikapi dengan positif oleh seluruh pedagang ayam di Kota Banjarmasin.
“Karena kebijakan relokasi ini merupakan program dari Pemko Banjarmasin dengan tujuan untuk kebaikan bersama dan dalam kerangka untuk memudahkan pengawasan sekaligus sebagai pusat peredaran daging ayam di Banjarmasin,’’ demikian Djoyo..(vin)

Iklan

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Agustus 23, 2011.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: