Siaran ANTV Kalsel Segera Pindah ke Kanal 54

 

Banjarmasin, KP – Siaran televise swasta yang diakrab dengan masyarakat disebut ANTV, terancam akan menghilang dari layar kaca pemirsa di Kalsel. Hal tersebut dikarenakan kanal 40 yang selama ini dipergunakan stasiun televisi yang berstatus PMA itu, ternyata alokasi milik TVRI Banjarmasin.
Untuk itu pihak ANTV yang siarannya banyak digemari masyarakat Kalsel,  sedang dalam tahap pengurusan ijin ke KV yang baru, agar siarannya tetap eksis mengharapkan bisa menggunakan kanal 54, kata Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalsel H Suripno Sumas SH MH kepada {[KP]}, di Banjarmasin, Kamis (22/1) siang.

Karenanya, lanjut Suripno, pengambilan alihan ini sehubungan berdasarkan KM 76 Tahun 2003, sebanyak 20 persen dari 14 kanal yang ada di Kalsel memang dipersiapkan untuk publik lokal.
Dan secara kebetulan salah satu yang dipersiapkan untuk siaran publik lokal adalah dengan kanal 40, sehingga dengan kondisi ini ANTVterpaksa harus mengajukan ijin baru, dengan Kanal 54 yang memang kosong.
“Mengingat hal itu dalam waktu segera, jika kanal 40 dipergunakan oleh TVRI, maka ANTV diminta untuk mengajukan permohonan baru untuk realisasi stasiun relay,” ujarnya usai evaluasi dengar pendapat (EDP) ANTV di ruang pertemuan Hotel Rattan Inn Banjarmasin kemarin.

‘’Cuma ijinya semua berada di pusat sehingga pertemuan ini hanyalah untuk meminta masukan dan dukungan apakah siaran ANTV masih disukai dan ternyata seluruh peserta pertemuan ini meminta untuk mempertahankan siaran ANTV,’’papar Suripno Sumas.
Kapan TVRI akan mempergunakan kanal 40? Menurut Suripno, paling lambat mulai bulan Februari mendatang, sehingga dengan sisa waktu ini  pihak ANTV memang harus segera mengajukan permohonan ijin baru .
Ia juga menjelaskan, selama ini ada 10 televisi swasta nasional yang siarannya ditangkap didaerah dalam kapasitas stasiun relay. Dan sepuluh televisi swasta nasional itu telah mempergunakan kanal di wilayah Banjarmasin.
Selain itu, katanya, televisi swasta nasional, ada televisi swasta lokal yakni Duta TV dengan kanal 44, Banjar TV pada kanal 42, kanal 46 oleh TVB dan Barito Channel pada kanal 48. ‘’Dari 14 kanal tersebut, 20 % dipersiapkan untuk publik lokal yang ternyata termasuk kanal 40 yang dipakai ANTV,’’katanya.
Director of News, Sport And Corporation Communication ANTV H Azkarmin Zaini mengatakan bahwa ATVsangat menginginkan kanal 54 agar tetap mengudara di Kalsel.
Namun pihaknya tetap akan mengikuti prosedur yang ada sehingga dalam masalah inipun menyambut positif kebijakan pemerintah dengan cara segera mengurus perijinan baru sesuai dengan prosedur.
“Pada forum EDP tadi, tanggapan peserta kepada kami sangat positif. Jadi kami berharap jangan sampai siaran ANTV terputus di Kalsel. Kalau memang harus pindah kanal, ya akan kita ikuti. Insya Allah ANTV akan tetap berada di Kalsel,” urainya.
Ia juga mengakui kalau, ANTV telah mempergunakan kanal 40 sejak September 2005. Jika sekarang diminta pindah dan memohon ijin baru, maka menurutnya memang harus mengeluarkan dana ekstra.
Tetapi dengan cepat Azkarmin mengakui masalah dana tidak terlalu berpengaruh siginifikan terhadap kondisi perusahaan. Yang penting, tukasnya, ANTV sudah menjalani prosedur sehingga persyaratan legal formal sudah terpenuhi.
Ia juga berharap, pemerintah dapat memberikan respon dalam waktu 2-3 minggu. Sehingga ada waktu bagi ANTV untuk memberitahukan kepada pemirsa tentang kepindahan kanal.
Pada acara EDP kemarin, hadir sejumlah pihak diantara Badan Loka Monitoring (Balmon) Banjarmasin, akademisi, Media Watch dan peserta lainnya.
Sementara dari KPID Kalsel selain ketua, juga hadir Wakil Ketua Akhmad Syaufi SH MH, Samsul Rani S Ag Msi, Fakhri Wardhani, Fakhriannoor SIP MSi, Said Hasan Fachir.(vin)

Iklan

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Januari 23, 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: