Perkiraan Sementara APBD Pemko 2012 Defisit

[] Alokasi Anggaran Disdik Dipangkas

Banjarmasin, KP – Pemko Banjarmasin melalui laporan Ketetapan umum anggaran Plapon Perencanaan Anggaran Umum Sementara (KUA PPAS),  di APBD yang sedang dibasah diperkirakan  akan mengalami defisit anggaran sebesar Rp 50 Miliar.

Melalui kondisi tersebut akhirnya berdampak pada sejumlah dinas yang seharusnya mendapatkan anggaran lebih, akhirnya dengan berat hati harus dilakukanm pemangkasan karena keterbatasan anggaran.

Dengan kejadian tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin HM Amin MT kepada {[wartawan]}, Jumat (21/10) mengatakan,mengatakan, melalui APBD 2011, Disdik mendapatkan anggaran sebesar Rp 85 Miliar. Namun kemudian pada 2012 nanti, alokasi anggaran Disdik diturunkan hingga Rp 54 Miliar saja atau dikurangi Rp 30 Miliar.

Menurut Amin,  pengurangan anggaran tersebut memang mempengaruhi program pendidikan Disdik, namun pihaknya tetap harus menyesuaikan dengan anggaran tersedia. “Jadi kita hanya upayakan agar yang berkaitan dengan kepentingan sekolah tetap harus terakomodasi, namun jika hanya untuk dinas maka akan disesuaikan dengan anggaran yang tersedia,”kata Amin.

Dikatakan memang total APBD 2011 sebesar Rp 929 Miliar, namun pada 2012 nanti total APBD hanya Rp 876 Miliar atau mengalami defisit Rp 50 Miliar. Hal ini dkarenakan alokasi belanja pegawai lebih besar dari belanja langsung yakni belanja tak langsung dialokasikan Rp 563 miliar dan belanja langsung yang biasanya untuk biaya pembangunan hanya dialokasi Rp 341 miliar.

Sedangkan Kepala Dinas Bina Marga Kota Banjarmasin, Ir HN Fajar Desira pada APBD 2012 anggaran untuk Bina Marga masih sesuai. Dinas ini tidak akan mengalami pengurangan ataupun kelebihan anggaran.

“Kita akan menyesuaika seberapa besar anggaran yang ada tetapi saat ini memang ada proyek yang prioritas  yang multiyer seperti pembangunan Jembatan Rawasari Banjarmasin ,”ujar Fajar Desira.

Diakuinya, memang semula dinas ini mendapatkan alokasi dana pembangunan hanya sebesar Rp 54 Miliar, namun kemudian setelah diperhitungkan anggaran tersebut tidak mecukupi dengan program pembangunan yang disusunnya.

“Ya kita berharap ada usulkan tambahan lagi sehingga akhirnya disetujui anggaran Bina Marga menjadi Rp90 Miliaran,”ujarnya.

Khusus anggaran tersebut, paparnya nantinya digunakan untuk melanjutkan program jaring asmara yang tinggal beberapa persen, serta membangun akses jembatan baru atau jalan baru sebagai alternatif jalur pemecah kemacetan.

“Memang untuk jaring asmara merupakan program lanjutan dan saat ini hanya tinggal beberapa persen, anggaran jaring asmara ini juga bervariasi dimana masing-masing kecamatan berbeda sesuai dengan kebutuhannya,”demikian Kepala Dinas Bina Marga Kota Banjarmasin, Ir HN Fajar Desira (vin)

 

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Oktober 21, 2011.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.