Rumah di Tikungan Sungai Rawan Longsor

Banjarmasin, KP – Secara ilmu tanah memang rumah yang berlokasi di tikungan sungai sangat rawan atau berpeluang terjadinya longsor, sehingga hal ini perlu ditahan dengan aneka tanaman pohon-pohonan yang memnyatu agar memperlambat gerusan esoi tanah.
Bahkan dengan peristiwa bencana longsor yang menimpa lima buah rumah di Pangambangan RT 09 RW 003 beberapa waktu lalu menimbulkan teori bahwa pemukiman yang berdiri di bantaran sungai Martapura yang lokasinya bertepatan dengan tikungan
Sebab, kata Kepala Dinas Sumberdaya Air dan Drainase Kota Banjarmasin Ir Muryanta, lokasi tersebut akan secara otomatis terus dihantam atau digerus arus keras. “Bencana longsor rumah warga di bantaran sungai waktu lalu posisinya pas dengan tikungan sungai,” ujarnya keapada {{wartawan}}, belum lama ini.
Ia juga menjelaskannya, karena di tikungan sungai tersebut posisinya akan terjadi pertemuan air yang cukup kuat, dengan kondisi tanah di Kalimanatan ini yang labil, tentunya akan sangat rawan longsor.
Bahkan, kalau diliat dipeta, tikungan-tikungan sungai Martapura ini sangat banyak, makanya kita minta warga yang tinggal di bantaran sungai selalu waspada dan jangan lengah jika memang ada tiang rumah sudah mulai terjadi kemiringan.
Muryanta mengakui selain wilayah bantaran sungai Pakapuran tersebut, ada beberapa bantaran sungai lainnya yang perlu selalu di waspadai akan bisa terjadinya longsor serupa.
Karena,  sebagai bentuk pencegahannya,  penyiringan sungai yang dilakukan selama ini masuk dalam upayanya. Selain menghimbau masyarakat agar jangan lagi membangun rumah di bantaran sungai.
“Selain menghindari bencana yang bisa tidak disadari seperti longsor itu,  juga sebagai pemeliharaan sungai,” ucapnya.
Bahkan, aku Muryanta, pihaknnya juga sudah membuat usulan untuk pemerintah provinsi untuk turut serta melakukan pemeliharaan terhadap sungai Martapura. “Moga saja direspon cepat pemprop, agar sungai kita selalu terpelihara dan tidak membahayakan warga,” harapnya. (vin)

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Agustus 23, 2011.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.