Pemko Banjarmasin Ingin Pergunakan Listrik Tenaga Surya
Dihadapan Direktur PT AZE Ir H Abdul Kholik MM, Ketua DPD PAKLINA Kalsel Mashudi dan para pengurus lainnya, Erwan Ashari yang saat ini mendampingi Walikota H Muhidin yang sudah hampir memasuki tahun pertama, mengatakan jika perlu Banjarmasin bisa membuat pilot projek pembangunan listrik tenaga surya.
“Memang ini masih rencana dan akan segera saya laporkan kepada Pak Walikota maupun pihak DPRD Kota Banjaramsin,’’ungkap Erwan Ashari.
Sedangkan Kepala Dinas Bina Marga Kota Banjarmasin Ir H Fajar Desira Ces juga menyambut baik dan mendukung sepenuhnya rencana untuk memanfaatkan listrik tenaga surya yang diharapkan mampu menjadi salah satu solusi krisis listrik.
Wakil Walikota yang didampingi Assisten II Bidang Pembangunan Drs H Bambang Budianto MSi,, Kepala Dinas Bina Marga Ir H Fajar Desira Ces, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Drs HM Hamdi, Dinas Cipta Karya yang diwakili Ir Betty, Kepala Dinas Perhubungan Drs H Rusdiansyah, Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan sejumlah stap.
Bahkan Wakil Walikota juga mengaku optimis dan menyambut baik dengan upaya pengembangan Listrik Tenaga Surya yang saat ini sudah mendapatkam dukungan penuh dari semua pihak sebagai solusi krisis listrik.
Apalagi, ujar Erwan, Listrik Tenaga Surya bukan saja sebagai penerangan, tetapi juga bisa menjadi pompanisasi dan dikembangkan sebagai kebutuhan rumah tangga lainnya, sehingga kedepan jika terus menerus dikembangkan akan menjadi sebuah solusi krisis listrik di daerah ini.
“Kehadiran Listrik Tenaga Surya memang sudah lama hanya saja, sosialisasinya ke masyarakat masih belum banyak dimengerti tetapi setelah diyakinkan kelemahaanya bisa ditekan setelah ada temuan baterai kering yang mampu menyimpanan tenaga surya cukup lama ya, sangat tepat untuk dijadikan solusi kristis listrik selama ini,’’ungkap Erwan yang menyitir presentasi dari PT AZET.
Apalagi Banjarmasin sebagai ibukota tentu sangat tepat jika mempunyai wilayah atau kawasan dijadaikan Pilot Projek Lisrik Tenaga Surya, karena sebelum dikembangkan dan dipasarkan perangkat lisrik tenaga surya bagaimanapun mereka harus mengetahui Listrik Tenaga Surya.
Presiden Direktur PT AZT Ir H Abdul Kholik MM mengatakan listrik tenaga Surya yang dihasilkan saat ini cukup untuk mengkaver seluruh masyarakat mulai di wilayah pedesaan sampai perkotaan seperti lampu jalanan maupun pemenuhan kebutuhan rumah tangga.
Kholik juga mengakui untuk invetasi listrik tenaga surya memang diperlukan invetasi yang relatip besar tetapi dalam jangka waktu 25 tahun bebas membayar iuran listrik sehingga bisa melakukan penghematan nilai yang cukup besar dan yang pasti penggunaan listrik tenaga surya sangat ramah lingkungan..
“ Kalau usaha yang dilakukan ini mendapatkan dukungan tentu saja akan memberikan pelayanan masyarakat di bidang penerangan dengan baik sehingga dibutuhkan kerjasama secara berkelajutan,’’ungkap Kholik yang meminta para pengurus PAKLINA di daerah untuk bisa menjadi insiniator di wilayahnya masing-masing.
Ketua DPD PAKLINA Kalsel Mashudi mengatakan upaya kerjasama menjalin kerjasama Listrik Tenaga Surya ini, sehubungan tertantang saat digelarnya MUSDA Pertama PAKLINA Kalsel supaya menjadi pioner dan memberikan manfaat yang lebih kemasyarakat, seperti yang diminta Gubernur Kalsel saat membuka Musda PAKLINA Kalsel. (vin)





