BNK Banjarmasin 2014 Jadi Instansi Vertikal

[] September Dana Pembangunan Turun Tiga Miliar

Banjarmasin, KP – Keberadaan Badan Narkotika Kota (BNK) Banjarmasin, 2014 dipastikan akan menjadi instansi vertijal dengan nama Badan Narkotika Nasional Kota Banjarmasin. Bahkan tahun ini paling lambat bulan September sudah mendapatkan kucuran dana dari pemerintah pusat, untuk prmbsngunsn grdung dengan jumlah dana sebesar Rp3miliar.

“Rencana pembangunan gedung baru di Pengeran Hidayatullah atau Banua Hayar berdampingan dengan Kantor Dinas Perternakan Kota Banjarmasin yang sudah disediakan oleh Pemko Banjarmasin,’’ungkap Ketua BNK Kota Banjarmasin Drs HM Nusri kepada {[wartawan}}, di Banjarmasin, Senin (27/6).

Dengan rencana instansi BNK jadi vertical, menurut Nusri, nantinya semuanya PNS dari Pemko Banjarmasin bisa memilih apakah kembali ke Pemko atau bisa memilih apakah akan bergabung di BNN Kota Banjaramsin, sebagai instansi yang masih baru.

Dijelaskan Nusri, adanya likuidasi itu menyusul kebijakan pemerintah pusat supaya badan narkotika yang terbentuk di setiap kabupaten/kota nantinya akan menjadi instansi vertikal di bawah Badan Narkotika Nasional (BNN) dan setiap daerah namanya menjadi BNN kabupaten/kota termasuk Kota Banjaramsin.

“Setelah menjadi instansi vertical nantinya, tidak lagi mengalokasikan anggarannya untuk badan narkotika. Badan tersebut semua menjadi tanggung jawab pusat lewat APBN,” ungkap HM Nusri yang didampingi Jumino.

Wakil Walikota Banjarmasin Drs H Erwan Ansyari membenerkan kalau instansi BNK Kota Banjarmasin yang semula dibawah Pemko Banjarmasin akan berubah menjadi vertical sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat supaya badan narkotika yang terbentuk di setiap kabupaten/kota nantinya akan menjadi instansi vertikal di bawah Badan Narkotika Nasional (BNN) dan setiap daerah namanya menjadi BNN kabupaten/kota termasuk Kota Banjaramsin.

Bahkan, ujar Erwan yang juga pecinta motor besar ini, pembentukan lembaga baru pemerintah itu sudah sesuai target sebenarnya. “Kalau semula BNK bisa berubah menjadi BNN Kota Banjarmasin. Namun demikian, pihaknya berharap 2012 nanti lembaga baru di daerah itu bisa terbentuk. Oleh karena itu, pendataan yang dilakukan tim likuidasi ditargetkan selesai pada bulan ini supaya bisa ada BNN.

Sekarang ini, BNK Banjarmasin memiliki 11 pegawai yang semuanya PNS Pemkot Banjarmasin dengan Kepala Pelaksana Hariannya atau Kalahar Drs HM Nusri . Dengan peralihan status yang langsung dari pusat, BNN Kota Banjarmasin akan diisi oleh aparat kepolisian serta staf dari pusat. Tim likuidasi juga akan menarik aparaturnya untuk ditempatkan di sejumlah SKPD lainnya.

Mengenai tugas dan fungsi, jelas Erwan, bila semula hanya sosialisasi dan pencegahan narkotika, nantinya bertambah soal penyelidikan dan pendindakan. “Jadi semua soal pemberantasan narkotika sepenuhnya sudah dibawah koordinasi BNN Kota Banjarmasin, sehingga siapa nanti penunjukan dari pusat,” jelasnya.

Percepatan pembentukan BNN Kota Banjarmasin,  supaya ibukota provinsi ini tidak menjadi target transaksi narkoba. Tidak dipungkiri, lanjut Erwan, Banjarmasin  termasuk menjadi daerah tujuan peredaran narkoba.(vin)

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Juni 27, 2011.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.