Kemetrian Luncurkan Program Jampersal Rp2,5 Trilyun

Banjarmasin, KP – Kementrian Kesehatan Republik Indonesia meluncurkan program jaminan persalinan atau Jampersal bagi  para ibu hamil yang akan melahirkan dengan alokasi anggaran yang dikucurkan melalui APBN sebesar Rp2,5 Trilyun termasuk untuk para ibu-ibu yang ada di kota Banjarmasin.
Program Jampersal ini diluncurkan untuk menekan angka kematian ibu dan anak di seluruh wilayah di Indonesia yang saat ini masih tercatat masih tingggi dan perlu ditangani secara khusus.
“Program Jaminan Persalinan Atau Jampersal yang akan membiayai seluruh keperluan persalinan ibu hamil ini untuk menekan kematian ibu dan bayi saat melahirkan agar mereka mendapatkan pelayanan kesehatan yang sangat baik,’’ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Drg Hj Diah Prawasti kepada {[wartawan]}, di Banjarmasin, belum lama ini.
Ia mengatakan untuk persalinan normal program Jampersal akan membantu sebesar Rp420 ribu, sementara untuk kasus operasi cecar, pemerintah menyediakan anggaran sebesar dua juta delapan ratus ribu rupiah.
Diah juga mengatakan program ini bertujuan untuk menekan angka kematian ibu dan anak dengan persyaratan semua ibu hamil harus selalu berhubungan dengan Puskesmas dan klinik yang memiliki M-O-U dengan Pemerintah Kota Banjarmasin.
“Terus terang program ini sangat bagus dan sangat dibutuhkan masyarakat, karena persalinan gratisi yang disediakan Dinas Kesehatan ini secara tidak langsung mengajak  para ibu hamil untuk mengunjungi layanan kesehatan untuk menjalani persalinan,’’papar Diah.
Ia juga mengakui memang berdasarkan informasi yang diterima di Pusat Komunikasi Depkes RI, jaminan persalinan tersebut akan dilakukan secara berjenjang melalui rujukan. Untuk persalinan normal dilaksanakan di tingkat Puskesmas dan jaringan. Selanjutnya, jika ada dugaan ke arah kasus penyakit pada saat pemeriksaan rutin kehamilan dapat dirujuk ke rumah sakit terdekat (spesialistik).
Jadi, katanya, saat program sedang disiapkan. Karena ada perubahan yang sebelumnya dana dialirkan ke Puskesmas tahun ini dialirkan ke Tim  Pengelola Kabupaten/kota untuk mengelola dana Jampersal dan Jamkesmas.
Khusus kesiapan tim pelaksana di daerah sedang disiapkan dan diharapkan akhir Februari sudah berjalan. Namun bagi rumah sakit yang sudah menerima rujukan sudah dapat dilayani di rumah sakit karena dananya ada di rumah sakit jaringan Jamkesmas.
Jadi, katanya, program ini jika bisa dilaksanakan diharapkan mampu menekan tingginya angka kematian bayi dan ibu melahirkan yang saat ini menjadi permasalahan pemerintah, sehingga lahirkan program dari Kementerian Kesehatan RI yang saat ini meluncurkan, program jaminan persalinan (Jampersal) bagi para ibu hamil yang akan melahirkan.
Diharapkan melalui bantuan tersebut, bisa menekan jumlah kasus yang terjadi.
Khusus untuk Kota Banjarmasin, Pemerintah melalui APBN mengalokasikan dana sekitar Rp2,5 miliar, guna membantu proses persalinan para ibu melahirkan yang akan segera diberlakukan di kota Banjarmasin.(vin)

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Maret 31, 2011.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.