Pembangunan Jembatan Kelayan dan Mantuil Rampung

Banjarmasin, KP – Menyusul terkendalanya pembebasan lahan untuk pembuatan oprit pembangunan Jembatan Kelayanan II dan Jembatan Mantuil dalam pelaksanaan proyek pembangunan yang digarap oleh Dinas pekerjaan Umum (PU) tahun 2010 ini, akhirnya menghambat pembangunan hingga 100 persen.
Namun demikian, kedua jembatan yang sangat diperlukan masyarakat sudah bisa dimanfaatkan dengan kondisi yang belum sempurna. Tetapi yang jelas masih bisa dimanfaatkan dan lebih representatif dibanding jembatan awal yang kondisinya belum selesai sempurna.
“Sehubungan penyelesaikan tersendat-sendat tetapi proses pembangunan oprit tersebut sudah bisa dilaksanakan meski belum sempurna 100 persen jika lokasi pembebasa bisa dilaksanakan,’’ucap Kepala Dinas PU Kota Banjarmasin Ir HN Fajar Desira Ces kepada {[wartawan]}, di Banjarmasin, Rabu (29/12).
Ia mengatakan memang pihaknya, saat ini terus berupaya agar proyek bernilai miliaran rupiah tersebut dapat terselesaikan pada akhir tahun ini. “Terus terang kita terus beruasaha agar pembangunan jembatan tersebut dapat sesuai dengan rencana, “ujar Fajar.
Diakui, memang, paparnya sejauh ini pembangunan dua jembatan tersebut sempat terkendala lantaran alotnya proses pembebasan lahan yang dilakukan oleh tim pembebasan lahan pemko. Namun hal tersebut tidak menghalangi proses penyelesaian pembangunan di kedua jembatan tersebut.
“Sampai sekarang memang kita tetap kerjakan, bahkan oprit jembatan yang terhalang oleh pembebasan lahan pun dapat dikerjakan dan sementara disesuaikan dengan lahan yang tersedia,”jelas Fajar.
Ia juga mengatakan memang saat ini proses finishing terus dilakukan, akan tetapi untuk opritnya untuk sementara diperpendek mengingat menyesuaikan dengan luas lahan yang tersedia. Sealnjutnya, pembangunan dua jembatan ini akan disempurnakan mengingat dua jembatan tersebut dianggarkan secara {{multiyear}}.
Sebelumnya, proyek jembatan kelayan dianggarkan sebesar Rp 4,2 Milyar dari APBD 2010 Kota Banjarmasin dan jembatan tersebut dibuat lebih tinggi dan lebih lebar dari kontruksi semula dimana jembatan akan lebih tinggi sekitar 1,2 meter dari permukaan air pasang serta lebar 4 meter. Selain itu pada sisi kiri dan kanan jembatan akan dibuat trotoar untuk mempermudah pengguna jalan.
Demikian juga dengan jembatan Mantuil yang dianggarkan melalui APBD sebesar Rp 14 Miliar dan jembatan ini dibangun dengan panjang 60 meter, lebar 9 meter dan kedalaman pondasinya 42 meter, demikian papar Kadis PU Ir HN Fajar Desira Ces.(vin)

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Desember 29, 2010.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.