Gara-Gara Dianggap Tempat Mesum
Banjarmasin, KP – Gara-gara mendapatkan penilaian tempat mesum, Dinas Tata Kota dan Perumahan Kota Banjarmasin rencanakan menambah penerangan Siring Jafri Zam-zam yang dianggap masih kurang dan sebagai salah satu penyebabnya.
Kepala Dinas Tata Kota dan Perumahan Kota Banjarmasin, Drs H Hamdi, Jumat (26/11) mengatakan, pihaknya memang prihatin dengan kondisi siring tersebut, padahal niat diperbaikinya jalan ditempat itu adalah untuk memperindah kota ini.
Menanggapi tidak menyalanya penerangan jalan umum (PJU) di tempat tersebut, Hamdi membantahnya. Menurutnya, sejauh penerangan selalu dilakukan di jalan tersebut hanya saja kemungkinan penerangannya masih belum cukup.
Dikatakannya, yang menjadi kawasan Siring Jafri Zam-Zam terkesan gelap atau remang-remang adalah, jarang satu PJU dengan lainnya masih terlalu jauh, dan dilokasi tersebut penerangan dilakukan hanya untuk satu sisi jalan.
Selain hal itu, voltase lampu PJU juga akan dilihat kembali, apakah sudah sesuai atau tidak, karena jika voltasenya rendah terang yang diberikannya akan kurang terhadap jalan dikawasan tersebut.
“Nanti kita akan lihat lagi, kalau disana yang diperlukan 250 watt sementara yang dipasang 150, maka akan kita ganti sehingga lebih terang,” ucap Hamdi.
Kurangnya penerangan PJU di jalan tersebut menurut Hamdi lebih dikarenakan lampu yang digunakan masih yang lama yaitu sebelum dibangunnya siring di jalan tersebut, sehingga memang memerlukan evaluasi lagi.
Menurut Hamdi ada tiga hal yang perlu dilakukan di siring tersebut yakni, menambah watt lampu PJU, memperbanyak PJU dan mengantinya atau memberikan penerangan di dua sisi jalan baik itu penerangan dengan arah ke sungai maupun ke jalan.
“Sehubungan yang kita lihat yang ramai itu yang berada di bawah pohon-pohon tersebut, jadi memang perlu ada pemasangan PJU di siring, karena kita pernah lewat sana,” ucap Hamdi.
Untuk itu, Hamdi menegaskan perlu ada penambahan lampu di sepanjang sisi sungainya dengan dua arah penerangan yaitu satu ke sungai dan satunya lagi ke jalan.
Melihat kondisi kawasan siring Jafri Zam-zam yang dijadikan ajang mesum tersebut, Hamdi sendiri merasa prihatin dan akan segera melakukan evaluasi PJU di lokasi tersebut yang kemudian dilanjutkan untuk diprogramkan.
Sementara untuk Satpol PP, Hamdi merasa hal ini tidak perlu dikoordinasikan lagi, melihat informasi di media sudah seharusnya mereka bisa bertindak sendiri sesuai tugas dan fungsinya sebagai pengaman Perda.(vin)





