20 Kepala Sekolah SD Kosong
Banjarmasin, KP – Menyusul Kepala Sekolah Dasar di Kota Banjarmasin sudah banyak yang memasuki pensiun, sebanyak 20 Sekolah Dasar (SD) tak lagi dipimpinan Kepsek) definitif atau hanya dijabat seorang pelaksana tugas (Plt Kepsek).
Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Drs H Noor Ipansyah, kepada {[wartawan]}, di Banjarmasin, Kamis (30/9) mengungkapkan, kekosongan tersebut, hanya terjadi di sekolah tingkat SD. Dengan jumlah sekolah yang tidak memiliki Kepsek, sebanyak 20 sekolah.
“Memang yang kosong itu hanya untuk Sekolah Dasar, dan sampai saat ini sekitar 20 sekolah tanpa Kepsek,” ujar Ipansyah.
Dikatakannya, untuk mengisi kekosongan tersebut, pihak Disdik sudah melakukan seleksi calon Kepala Sekolah, dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang guru yang memenuhi kualifikasi. Namun, untuk proses pengangkatan, pihaknya belum bisa memastikan kapan akan dilakukan. Sebab, hal tersebut masih membutuhkan proses yang panjang seperti, keputusan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat), keputusan hingga pengangkatan oleh Walikota.
“Kalau pengangkatan langsung belum bisa, karena harus melalui Baperjakat, keputusan dan pengangkatan sekarang ini ada di tengan Walikota,” imbuhnya.
Dikatakan, dari sekitar 30 orang pegawai dilingkungan Disdik yang mengikuti seleksi tersebut, hanya sekitar 10 orang yang secara kepangkatan dan persyaratan yang memenuhi kualifikasi untuk diangkat. Artinya, jika dihitung dengan jumlah yang kosong, maka setelah proses pengangkatan dilakukan, maka tetap saja ada sebanyak 20 sekolah yang tidak memiliki Kepsek.
“Dari 30 orang peserta yang mengikuti seleksi, hanya sepuluh orang yang memenuhi persyaratan, seperti telah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) kepemimpinan,” bebernya.
Sementara, terkait kapan secara pasti kekosongan dan pelantikan Kepsek bisa dilakukan, Ipansyah menegaskan, tergantung dari keputusan Walikota. Tetapi, ia berharap bisa secepatnya, mengingat banyaknya sekolah yang belum memiliki Kepsek definitif.
“Saya berharap pengangkatan bisa secepatnya, karena jumlah sekolah yang kosong Kepsek cukup banyak,” harapnya.(vin)





