PKB Siap Gelar Muswil

Banjarmasin, KP – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalsel siap menggelar musyarawah wilayah (Muswil), yang direncanakan bisa terealisasi setelah Lebaran mendatang.

“Kita rencanakan Muswil secepatnya untuk memilih pengurus yang definitif, bukan sekedar mandat Dewan Pengurus Pusat (DPP),’’ kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Kalsel, H Mulyadi Mangin kepada wartawan, Selasa (31/8), di Banjarmasin.

Namun demikian, Muswil baru bisa digelar, setelah Dewan Pimpinan Cabang (DPC) melaksanakan Musda.

“Jadi masih ada tiga cabang yang belum menggelar Musda, yakni Kabupaten Banjar, Tabalong dan Kotabaru, padahal ini merupakan amanat dari DPP,’’ tambah anggota Komisi II DPRD Kalsel ini.

Selain menggelar Muswil, PKB juga merencanakan memunculkan kader yang diplot atai direncanakan duduk di DPRD, baik provinsi maupun kabupaten/kota, serta DPR RI untuk ditempatkan di jajaran pengurus.

“Kader ini sebaiknya dimunculkan sedini mungkin, agar lebih dikenal masyarakat dan mampu mendapatkan suara pemilih pada Pemilu Legislatif 2014 mendatang,’’ jelas Mulyadi Mangin.

Diakui, pola penempatan calon legislatif selama ini dinilai keliru, mengingat waktu yang pendek menyulitkan kader dikenal masyarakat, bahkan PKB terkesan krisis kader yang bisa `dijual’ ke masyarakat.

“Akhirnya berdampak pada perolehan suara PKB pada Pemilu 2009 lalu, walaupun beberapa kader masuk sebagai anggota legislatif, baik provinsi maupun kabupaten/kota,’’ ujar Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa Nurani Rakyat (F-KBNR).

Hal yang sama juga terkait dengan masalah gender, mengingat Undang-Undang mensyaratkan keterwakilan kaum perempuan, yang diusung partai politik untuk duduk sebagai anggota legislatif.

“Kalau sejak awal memplot kader untuk duduk di legislatif, maka akan mudah melakukan sosialisasi, termasuk kader yang memiliki kemampuan, finansial ataupun massa,’’ tambah Mulyadi Mangin.

Mulyadi Mangin menambahkan, rencananya kader yang diposisikan sebagai anggota legislatif juga harus mendapatkan persetujuan dari DPP, sesuai mekanisme partai untuk menghindari kader yang berpotensi menimbulkan konflik ataupun memecah belah keutuhan partai.

“Karena hingga kini PKB tidak mampu meraih kesuksesan, seperti halnya pada Pemilu 1999 lalu, yang salah satunya diakibatkan konflik internal di tubuh partai sendiri,’’ jelasnya.

Untuk itulah, PKB kini mengupayakan konsolidasi partai, terutama di jajaran pengurus, agar bisa menghindari konflik, mengingat keberadaan PKB sendiri merupakan wadah berkumpulnya kaum nahdlien.

“Apalagi Kalsel merupakan kantong nahdlien terbesar, dan diharapkan suaranya bisa meningkat, seperti halnya perolehan suara pada Pemilu 1999 lalu,’’ tambah Mulyadi Mangin. (lyn)

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Agustus 31, 2010.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.