PDAM Bandarmasih Bayar Pajak Badan 1,5 Miliar

Banjarmasin, KP- PDAM Bandarmasih untuk kali ketiga melakukan pembayaran pajak badan sebesarRp1,5 miliar yang diambil dari laba yang diperoleh perusahaan milik daerah kota Banjarmasin.

“Kalau pembayaran pajak air sebesar Rp4 miliar/tahun sudah biasa, tetapi untuk pembayaran pajak badan memang yang nilainya pada saat pembayaran ketiga kalinya yang mencapai Rp1,5 miliar,’’ucap Direktur Utama PDAM Bandarmasih Ir HM Muslih kepada [[wartawan]}, di sela-sela menghadiri rapat paripurna di DPRD Kota Banjaramsin, Selasa (30/8).

Muslih juga memaparkan hasil audit neraca per 31 Desember 2008 – 31 Desember 2009, dari kinerja laporan keuangan PDAM Bandarmasih yang dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Propinsi Kalimantan Selatan dengan hasil Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dengan meraup keuntungan Rp2 miliar lebih ini, sehubungan masih banyak hutang yang dibayar sampai tahun 2018.

Tetapi dengan dilakukan pengeluaran pembayaran pajak, akhirnya PDAM Bandarmasih juga tetap memperoleh keuntungan sebesar Rp2 miliar lebih. “Terus terang ini keuntungan bersih dari PDAM yang diinvetasikan kembali,’’ katanya.

Pada bagian lain, Muslih juga mengakui memang rugi laba yang diperoleh pada tahun 2009 menurun sehubungan ada perubahan pengelompokan yang semula sambungan rumah (SR) yang semula masuk dalam post investasi sekarang oleh BPKP dikelimpokan dan masuk pada post pembiayaan dan pada tahun 2010 sudah dilakukan perubahan sejak awal.
Jadi, katanya, dengan perubahan ini akhirnya keuntungan yang diperoleh PDAM Bandarmasih yang seharusnya Rp3 milliar lebih sekarang setelah dilakukan perubahan dari pengelompokan pada akhir tahun 2009, tolal keuntungan yang dicapai sebesar Rp2 miliar lebih.
Demikian juga kinerja PDAM Bandarmasih dari komperasi penilaian audit dari aspek keuangan juga menghasilkan kinerja yang baik karena untuk aspek keuangan , aspek operasional, dan aspek administrasi mencapai hasil 66,51 yang hasilnya sejak tahun 2005-2007 mendapatkan predikat cukup dan setelah 2008 dan 2009 ternyata meningkat menjadi baik.
Begitu juga cakupan pelayanan pelanggan yang mencapai 112.964 pada tahun 2009 dan tingkat kehilangan air yang semula tahun 2008 sebanyak 30,21 persen sekarang  menunrun menjadi 29,21 persen, sehingga membuktikan PDAM Bandarmasih selama setahun mampu menunrunkan satu persen kehilangan air.
Khusus aspek keuangan dari kinerja tahun 2005 sampai 2009, PDAM Bandarmasih rasio keuangannya memang cukup membaik dan terjadi peningkatan yang cukup sifnifikan kendati harus membayar hutang warisan pembangunan Intake Italia tahun 1990 a, dengan   melalui sistim mengangsur atau mencicil sebagai konsekwensi yang menjadi kesepakatan dengan Departemen Keuangan. Karena dari tahun 2008 yang semula 1,58 persen sekarang tahun 2009 sudah menjadi 5,70 persen.
“Kondisi ini membuktikan kalau kinerja PDAM Bandarmasih sangat baik dan dan biaya yang dikeluarkan masih menyisakan keuantungan sebesar Rp2.020.514.320,’’papar Muslih lagi.
Jadi, katanya, dengan kinerja yang dihasilkan PDAM Bandarmasin yang diumumkan di seluruh media di Banjarmasin ini membuktikan tranparansi kinerja yang dilakukan tanpa ada yang ditutup-tutupi, karena laporan keuangan merupakan bagian yang tak terpisakan dari laongan keuangan secara keseluruhan yang bisa diketahui oleh masyarakat banyak.(vin)

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Agustus 31, 2010.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.