Festival Tanglong Malam Salikur Meriah

[] Walikota Muhidin Bagi-Bagi Bonus

Banjarmasin, KP – Festival Budaya Tanglong yang digelar Dinas Pariwisata, Pemuda Seni dan Budaya Pemko Banjarmasin, Senin (30/8) malam, di sepanjang Jalan RE Martadina Banjarmasin sangat meriah.

Bahkan saking antusiannya warga yang berdatangan menyaksikan pawai Tanglong, seluruh Jalan di Protokol di ibukota Propinsi Kasel  ini dibuat macet sampai berjam-jam, dengan antrian semakin banyaknya mobil dan antrian kendaraan.

Ratusan peserta selain menunjukan kreasinya berbagai aneka gambar dengan lampu yang kelap-kelip dan berwarna-warni dengan menonjolkan masing-masing kerasinya serta mengangkat budaya religi yang dipadukan budaya Banjar, benar-benart membuat sejumlah warga di kota ini terpesona.

Pasalnya kehiatan pamai Tanglong tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Bahkan suasana semakin merian manakala pawai Tanglong yang mengambil star dan fenis di Jalan RE Martadina Banjarmasin juga dimeriahkan ratusan jukung yang hias yang berjualan di perahu pada malam hari..

Walikota Banjaramsin H Muhidin yang membuka lomba Festival Tanglong pada malam selikur di bulan Ramadhan mengaku sangat tersepedo dan kagum dengan kemeriahan dan atusias warga yang akhirnya membuat pucuk pimpinan Pemko sepontan bagi-bagi bonus untuk peserta fetifal yang berhasil menjadi juara favorit.

Bahkan saking gembiranya Walikota yang berlatar belakang pengusaha ini juga memberikan bonus para peserta jukung hias yang memeriahkan dengan menjual aneka macam makanan dan buah-buahan masing-masing perahu sebesar Rp250 ribu.

Muhidin yang malam itu menggenakan stelan gaun warna hitam duduk berdampingan Wakil Walikota HM Irwan Ansyari juga Kapoltebes, serta Ketua DPRD Kota Banjaramsin H Rusian SE, membuat undangan yang datang di malam acara Fetival Tanglong menambah acara tersebut semakin semarak.

Selain menjajikan  bonus, Walikota yang diusung dari PBR dan Gerinda tersebut juga menjajikan kepada warga Banjaramsin menghidupan budaya yang mengandung unsur religi untuk dihidupan selama kepemimpiannan.

Hal ini dilakukan sehubungan Banjaramsin adalah kota agami yang mempunyai 5 deminsi diantaranyta pariwisata sehingga sesuai visi dan misinya, mulai malam ini sudah diwujudkan pada malam seliku atau badadamaran ini.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Banjaramsin H Hesly Junianto SH, MH mengatakan kegiatan lomba pawai Tanglong yang memperebutkan hadiah total sebesar Rp40 juta dengan rute yang melewati lima Kecamatan kali ini, untuk sementara dengan jumlah peserta pawai Tanglong  sebanyak 100 peserta.

Hesly juga mengatakan kebiasaan pawai talong ini merupakan salah satu upaya kembali mengangkat budaya daerah yang selama ini mulai kurang dikenal masyarakat khususnya generasi muda, pada malam-malam di bulan Ramadhan yang pada jaman dahulu disebut budaya Badadaran merupakan budaya yang sudah turun temurun di dalam masyarakat Suku Banjar.

Bahkan, papar Hesly, konon  muncul budaya banjar setelah para ulama tempo dulu menganjurkan umat Islam supaya menyemarakkan datangnya ramadhan dengan memberikan penerangan di muka rumah masing-masing. Tujuannya agar umat Islam yang ingin bepergian ke masjid, ke surau untuk melaksanakan shalat tarawih berjemaah akan mudah, atau melakukan ibadah lainnya..

“Waktu dulu karena tak ada alat yang mudah untuk menyalakan lampu penerangan di depan rumah, maka penduduk tinggal menyalakan lampu di rumahnya, tetapi sekarang dengan semakin majunya jaman cukup dipakai hiasa tanglong di pasang di kota Banjarmasin,’’papar Hesly lagi.

Jadi, katanya, dengan semakin memudarnya budaya Badadamaran ini sudah mulai hilang sekitar satu dasawarsa lalu. Tadinya walau listrik sudah menyala di desa namun ada saja warga yang melakukan budaya tersebut, tetapi belakangan ini benar-benar sudah hilang, katanya.(vin)

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Agustus 31, 2010.

Satu Tanggapan to “Festival Tanglong Malam Salikur Meriah”

  1. sungguh amat menakjubkan malam selikur, kami warga jakarta yang sementara tinggal di banjarmasin ikut senang menonton malam selikur, mohon di agendakan setiap tahun dan jangan sampai hilang budaya ini …. sukseskan selalu …

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.