Tidak Ada Toleransi Lagi Bagi Warung Cendana
[] Pemko Siapkan 100 Personel Gabungan
Banjarmasin, KP – Pemko Banjarmasin sesuai dengan rencana pada akhir bulan ini mulai tanggal 30 – 31 Juli 2010, besok akan melakukan penertiban sejumlah warung makan di kawasan Jalan Cendana yang selama ini terus molor-molor.
Bahkan demi lancarnya rencana tersebut, Pemko juga telah mengerahkan 100 personel gabungan Satpol PP dengan Poltabes Banjarmasin guna pengamanan sehubungan ada idikasi ada kepentingan pihak-pihak yang ditumpangi.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Drs Nazamuddin kepada [[wartawan]}, di Banjarmasin, Kamis (29/7) mengatakan pembongkaran waring cendana sudah tidak ada batas toleransi lagi.
Bahkan, ujarnya, pihak Satpol PP pun telah mengirimkan 3 kali surat peringatan kepada pemilik warung –warung tersebut untuk segera mengosongkan kawasan tersebut.
“Kita akan melakukan pengawasan atau penertiban warung Cendana tersebut mulai dari 30 dan 31 juli atau hari Jum’at dan sabtu ini, dan kita berharap dukungan dan partisipasi masyarakat dalam penertiban ini,”tegas Nazamuddin, kemarin.
Khusus dalam penertiban warung Cendana ini, pihaknya tidak lagi memberikan perpanjangn waktu atau toleransi bagi PKL tersebut. Terlebih sejauh ini, Pemko pun telah memberikan tenggang waktu hingga akhir bulan ini.
“Sehubungan kita sudah melakukan berbagai pendekatan mulai dari sosialiasi, toleransi perpanjangan waktu hingga pada upaya melayangkan tiga kali surat peringatan kepada pemilik warung tersebut agar mereka bisa memaklumi dan mentaati aturan tersebut, kadi jika mereka minta tunda lagi sudah tidak mungkin lagi,”terang Nazamuddin.
Dijelaskan Nazamuddin, lahan Cendana yang akan dilakukan pembongkaran tersebut diperhitungkan sepanjang 100 meter dengan lebar 2 meter. Dari lahan tersebut, 2/3 milik pemko dan 1/3 milik pemprov nantinya akan dikembalikan status hukumnya. “Jadi pasca dilakukan pembongkaran nantinya, pemko akan menyerahkan kembali sebagaian lahan milik pemprov tersebut agar mereka bisa memberi patok atau batas lahan mereka,”ujarnya.
Selain itu, lahan tersebut akan dilakukan pelebaran mengingat di kawasan tersebut akan dijadikan salat satu alternatif jalan sebagai pemecah kemacetan lalulintas nantinya.(vin)





