9 Warga Dicurigai Suspect Flu Burung

[] Berawal Puluhan Ayam Mati Mendadak

Banjarmasin, KP – Sedikitnya ada 9 orang lima diantaranya warga Banjarmasin dan empat orang lainnya dari Peternakan Sungai Jelai, Tambang Ulang, Tanah Laut yang dicurigai terkena virus flu burung (H1N1) sekarang ini mereka telah dilakukan pengambilan sampel darah yang  dikirim ke Jakarta.

Kepala Dinas Kesehatan Kalsel Dr H Rosehan Drg Rosihan Adhani yang dikonfirmasin {[KP]}, melalui telepon gemgangnya, Selasa (29/12) membenerkan kalau pihaknya telah melakukan pemantauan ke 9 warga yang dicurugai terkena {[suspect Flu Burung}}.

``Sekarang ini ke 9 warga termasuk lima warga asal Banjarmasin sedang dilakukan pemantauan oleh tim khusus meskipun mereka tetap dibolehkan beraktifitas seperti warga lainnya setiap hari,’’ucap Rosehan singkat.

Bahkan untuk melakukan pemantauan, ujarnya, Tim Penanganan Flu Burung pun sudah menyiapkan segala sesuatunya termasuk rumah sakit rujuan di RSU Ulin Banjarmasin. ``Langkah ini merupakan antisipasi sambai menunggu hasilnya dari Jakarta seminggu kemudian,’’tegas Rosehan.

Namun demikian, pihaknya meminta supaya masyarakat jangan panik, karena sampel darah yang dikirim ke Jakarta tersebut akan datang pada awal tahun baru sehingga diharapkan masalah ini disikapi dengan bijak dan tak perlu panik.

Kepala Dina Kesehatan Kota Banjarmasin Drg Hj Diah Ratnani Praswasti melalui

Kabid P2PL (Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan) Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Supriani, membenarkan kalau pihaknya sendiri telah melakukan pemeriksaan terhadap lima orang warga tersebut ke RSUD Ulin Banjarmasin dengan masing-masing dilakukan pengambilan sampel darah.

``Saat ini masih belum bisa memastikan apakah mereka ini telah susfeck flu burung atau belum, yang jelas sampel darah tersebut akan dikirim ke Jakarta,”ungkapnya yang dihubungi via telepon.

Dikatakannya, mereka itupun tidak perlu dirawatinapkan di rumah sakit tersebut karena kondisi mereka masih terlihat sehat. Meski demikian masyarakat pun perlu diperhatikan dan menjaga kondisi tubuh agar tetap vit.

Sementara itu, Kepada Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Banjarmasin Drh Priyo Eko usai rapat yang dicegat {[wartawan]}, mengatakan agar warga Banjarmasin hendaknya berhati hati dalam membeli bahkan mengkonsumsi ayam.

Sebab bukan tidak mungkin virus Flu Burung mulai menjamah kota ini. Kecurigaan terhadap tertularnya virus flu burung dimulai dari matinya beberapa puluh ekor ayam secara mendadak di beberapa penampungan.

“Saat ini, dinas peternakan telah menyisir seluruh penampungan dan tempat pemotongan ayam untuk dilakukan cek laboratorium dan hasilnya memang hampir seluruh tempat pemotongan tersebut ditemukan ayam mati,”ujarnya.

Namun hasil pemeriksaan terhadap ayam yang mati memang dapat dipastikan positif terkena virus flu burung karena masih perlu melakukan tes laboratoium lagi.

Dijelaskannya lagi, dalam kasus ini ayam yang mati tersebut bisa saja sudah sakit sebelum di kirim ke Banjarmasin. Sehingga setelah sampai ke Banjarmasin ayam-ayam tersebut mati mendadak. “Ini karena pedagang tidak ingin rugi sehingga ayam sakit pun tetap ingin dijual,”ujarnya.(vin)

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Desember 29, 2009.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.