PKS Usung Zairullah Azhar
Banjarmasin, KP – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akhirnya memutuskan untuk mengusung HM Zairullah Azhar sebagai calon gubernur (cagub) Kalsel pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2010 mendatang.
“PKS telah menetapkan Zairullah Azhar sebagai Cagub Kalsel,’’ kata Ketua Panitia Penjaringan Pilkada, Ibnu Sina kepada wartawan, Selasa (24/11), di Banjarmasin.
Menurut Ibnu Sina, penetapan Zairullah Azhar sebagai Cagub dari PKS diputuskan pada rapat Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP), yang beranggotakan beberapa lembaga tinggi di PKS, yakni Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Syuro, Dewan Syariah dan lainnya.
“Karena penetapan cagub ini merupakan kewenangan pusat, dan pembahasannya cukup alot, mengingat tidak hanya untuk di Kalsel, tetapi juga Jambi dan Bengkulu,’’ ujar anggota Komisi III DPRD Kalsel ini.
Ibnu Sina mengakui, penetapan ini berdasarkan atas data yang disampaikan DPW PKS Kalsel, baik yang bersifat positif ataupun negatif, sebagai bahan pertimbangan untuk menetapkan cagub yang akan diusung partai.
“PKS memilih Zairullah Azhar, karena berdasarkan hasil survei LSI, cukup bersaing dengan incumbent, dengan selisih sekitar delapan persen,’’ tambah Ibnu Sina.
Selain itu, Zairullah Azhar telah membawa dukungan dari partai politik lain, yakni Partai Bintang Reformasi (PBR), yang telah ditandatangani Ketua DPP PBR, Bursah Zarnubi.
“Jadi PKS siap berkoalisi dengan PBR, yang ditandai dengan surat persetujuan dari Ketua DPP masing-masing,’’ tutur Sekretaris Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Kalsel ini.
Ibnu Sina menambahkan, PKS cukup optimis dengan cagub yang diusung partai, karena dengan perhitungan dukungan massa , basic massa , gerakan tim dan lainnya, bisa menandingi incumbent.
“Kegiatan yang dilakukan Zairullah, maupun sosialisasi diperkirakan mampu mengejar incumbent, terutama untuk memenangkan Pilgub mendatang,’’ tegas Ibnu Sina.
Namun masalah terletak pada pendamping Zairullah, dimana DPP meminta agar DPW bisa mengajukan dua atau tiga nama lagi yang akan dipilih menjadi calon wakil gubernur Kalsel, selain H Alwi Sahlan dan Habib Aboe Bakar Al Habsy.
“Mungkin satu dua hari ini akan kita masukan nama baru sebagai bahan pertimbangan DPP untuk menetapkan kader partai sebagai orang nomor dua,’’ ungkapnya.
Namun demikian, deklarasi pasangan calon bisa segera direalisasikan, walaupun pihaknya masih menunggu dukungan dari partai lain untuk mengusung Zairullah Azhar, seperti PAN maupun Partai Demokrat. “Jadi bisa menjadi koalisi partai besar,’’ kata Ibnu Sina. (lyn)





