Pemko Tepati Janji Relokasi Pasar Tungging
Banjarmasin, KP – Upaya Pemko Banjarmasin untuk melakukan relokais Pasar Tungging bukan hanya sekedar janji. Hal ini dibuktikan dengan telah dimulai pemindahan secara bertahap menyusul berakhirnya batas waktu untuk berjualan disepanjang jalan hingga akhir September atau setelah lebaran.
Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Kota Banjarmasin Drs H Sukadani MSi kepada {[ wartawan]}, Rabu (30/9) mengungkapkan, sesuai dengan instruksi Walikota HA Yudhi Wahyuni, pada awal bulan Oktober ini pasar Tungging sudah harus direlokasi.
Jadi, katanya, dengan seberat apapun pihaknya secara tegas melaksanakan dan merealisasikan pada tanggal 1 Oktober (hari ini, red) siap melakukan relokasi pedagang di lapangan yang telah disediakan oleh Pemko Banjarmasin.
‘’Sesuai dengan statement pak Walikota kemarin, kita sejak tanggal 1 Oktober ini, harus sudah bisa meninggalkan jalan Belitung untuk berjualan,” ujar Sukadani.
Karena, ujarnya, sejauh ini pihak Dinas Pengelolaan Pasar memang, mendapatkan tugas dalam proses relokasi tersebut, hanya sebatas pembangunan pasar Tungging baru di samping Pasar Kalindo.
Untuk itu, diharapkan dengan dilakukannya relokasi tersebut, maka lahan yang selama ini ditempati para pedagang sudah bersih, karena pada hari itu juga langsung akan dilakukan pengerukan sungai Jl Belitung sepanjang eks lokasi pasar Tungging, katanya.
Selain itu, lanjutnya, dihari pasca dilakukannya relokasi, maka pihak Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Banjarmasin juga akan melakukan penanaman pohon, sehingga dengan secara kolektif melakukan penataan disepanjang bekas lahan Pasar Tungging sehingga tak akan ditempati pedagang kembali.
Lebih lanjut, ujar Sukadani, untuk kesiapan lahan relokasi masih terdapat kekurang pembangunan sekitar 15 persen, berupa tersedianya fasilitas WC umum, pintu gerbang, pos dan pagar keliling.
‘’Kalau untuk lapak dan pemasangan distribusi listrik, kita sedang mengerahkan penambahan tenaga,” paparnya.
Kemudian terkait tanggapan para pedagang terhadap relokasi, Sukadani mengatakan, sebenarnya mereka sudah setuju, terbukti dengan adanya kedatangan mereka memenuhi undangan Dinas Pasar untuk mengadakan pendaftaran ulang dan pengundian lapak.
‘’Memang kita sepakat dengan para pedagang bahwa satu orang satu lapak, jadi jumlahnya sebanyak 465 lapak dan jumlahnya sama dengan pedagang,” katanya.
Walikota Banjarmasin HA Yudhi Wahyuni berterima kasih kepada para pedagang, yang telah setuju untuk dilakukan relokasi. “Insya Allah besok (hari ini, red) kita akan langsung bekerja untuk melakukan pengerukan sungai,” ujar Yudhi.
Sebelumnya, Sukadani juga mengatakan saat ini memang pembangunan pasar atau lapak pedagang di lahan relokasi samping Pasar Kalindo Banjarmasin telah mencapai 75 persen selesai.
Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Banjarmasin Drs H Syaiddin Noor MM mengatakan pihaknya nantinya akan melakukan pembangunan taman di eks pasar Tungging tersebut. Dengan menggunakan kontruksi taman berupa pot-pot bunga dengan berbentuk taman, yang akan dipasang disepanjang jalan tersebut.
Tetapi, langkah tersebut masih dalam tahap perencanaan, karena masih belum ada anggaran dana pasti yang disediakan. ‘’Itu masih dalam bentuk rencana, karena belum ada anggarannya, mungkin tahun 2010 kita anggarakan,” demikian Syaiddin Noor.(vin)





