PDAM Bayar Pajak Badan Rp1,6 Miliar

Banjarmasin, KP- PDAM Bandarmasih untuk pertama kalinya melakukan pembayaran pajak badan sebesarRp1,626 miliar yang diambil dari laba yang diperoleh perusahaan milik daerah kota Banjarmasin.

‘’Kalau pembayaran pajak sebesar Rp4 miliar sudah biasa, tetapi untuk pembayaran pajak memang yang pertama,’’ucap Direktur Utama PDAM Bandarmasih Drs H Zaenal Arifin Msi kepada [[wartawan]}, di Banjarmasin, Senin (29/6).

Didampingi Direktur Teknik PDAM Bandarmasih Ir H Muslih serta Direktur Umum H Rahmatulah, jajaran manager dan supervisor PDAM Bandarmasih, Zainal juga memaparkan hasil audit rugi laba tahun 2008 memang, PDAM Bandarmasih menghasilkan keuntungan sebesar Rp3 miliar lebih.

Tetapi dengan dilakukan pengeluaran pembayaran pajak, akhirnya PDAM Bandarmasih juga tetap memperoleh keuntungan sebesar Rp183.622.072, katanya.

Pada bagian lain, ujarnya, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih Kota Banjarmasin sesuai hasil audut telah kembali membuktikan tingkat kinerja dan keuangan perusahaan daerah itu yang berkondisi baik

Hal tersebut itu dibuktikan, dengan disimpulkannya bahwa perusahaan air bersih milik Pemerintah Kota (Pemko) meraih predikat wajar tanpa pengecualian (unqualified opinion) dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Kalimantan Selatan (Kalsel).

Dikatakan, ujarnya, predikat itu diberikan BPKP setelah melakukan audit terhadap laporan keuangan PDAM Bandarmasih untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2008 dari neraca, laporan perhitungan laba rugi, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2008 dan 2007 (Baca : Tabel Laporan Keuangan Tahun 2007 di halaman 9) .

Disebutkan disana , neraca PDAM Bandarmasih untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2008 ditutup dengan jumlah aktiva serta kewajiban dan ekuitas sebesar Rp309,123,247,131 juta.

‘’Ini berarti terjadi peningkatan dari tahun 2007 yang berjumlah Rp209,004,683,052 juta,’’katanya.

Sedangkan laporan laba rugi menunjukkan saldo laba sebelum pajak penghasilan badan sebesarRp4,656,550,888 juta sementara tahun 2007 Rp236,990,772 juta.

Dengan demikian laba tahun 2008 naik drastis dibanding laba tahun 2007, katanya seraya menambahkan laporan neraca audit ini sudah sesuai dengan standar akuntansi keuangan .

Bahkan, ujarnya, yang membanggakan,PDAM juga pemegang Sertifikat ISO 9001:2000, dalam hal komprasi kinerja untuk rasio efisiensi (efektivitas penagihan) naik dari 91,68 % menjadi 103,23%.

“Kreterian penilaian ini sehubungan untuk rasio karyawan, dimana tahun 2007 3,47 berbanding 1000 pelanggan , terjadi efisiensi menjadi 2,99 per-1000 pelanggan”papar Zaenal sambil menunjukan laporan necara yang akan dipublikasikando media masa.

Bahkan, ujarnya, PDAM memang tidak melakukan penambahan pegawai kecualio ada yang pension dan kalau memang dipandang perlu baru melakukan penambahan dengan jumlah yang terbatas. Khususk kehilangan air hasil audit mencatat terjadinya peningkatan dari 26,19% pada tahun 2007 menjadi 30,21% pada tahun 2008 .

‘’Sebagian kehilangan air yang dianggap bukan kebocoran dan tak dihitung dalam rekening oleh PDAM, sekarang dimasukan sebagai kebocoran air dalam perhitungan audit,’’katanya.

Misalnya hydrant pemadam kebakaran yang sering digunakan BPK untuk mengambil air .Ataupun plashing proses pencucian pipa yang mesti dilakukan dan yang yang pasti tegas pria murah senyum, PDAM Bandarmasih dengan moto one day services siap bersaing dengan perusahaan nasional ataupun internasional, demikian Zainal Arifin.(vin)

~ oleh Narti Kalimantan Post pada Juni 29, 2009.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.