Sungai Veteran Didesain Bisa Dilalui Jukung
Banjarmasin, KP – Usai dilakukan proses pembebasan lahan Veteran tahap ke dua, sebagai konsekuensi dari proyek pelebaran jalan dan revitalisasi Sungai di Jalan Veteran Banjarmasin, saat ini Pemko berencana mengeruk dan melebarkan Sungai Veteran agar bisa dilalui Jukung.
‘’Insya Allah lebar Sungai bisa seluruhnya enam meter dan lebih diperdalam, agar bisa dilalui Jukung sehingga bisa menghidupkan pasar tradisional yang selama ini sangat dirindukan,’’ucap Plh Kepala Dinas Pengelolaan Sungai dan Drainase Kota Banjarmasin Ir H Muryanta ST mengatakan hal tersebut kepada {[wartawan]}, di Banjarmasin, Jumat (29/5).
Menurutnya, untuk Sungai yang sepanjang 2,5 Km ini diharapkan dengan lebar yang lebarnya masih berkisar ada yang empat, lima sampai enam meter diharapkan ada bisa dipeluas menjadi enam meter.
‘’Pemko masih ingin melakukan pembebasan sehingga nanti pihaknya masih berencana akan melakukan pendekatan pada warga dengan harapan sungai di sepanjang Veteran bisa dihidupkan kembali ke tembus Tempekong,’’ucap Muryanta.
Namun demikain, ujarnya, sebagian sungai yang saat ini terkendala oleh adanya siring terdahulu yang memiliki lebar empat meter, maka akan dilakukan pengerukan agar bisa memperdalam volume sungai.
“Nanti paling tidak di sungai tersebut, untuk orang-orang yang menggunakan transportasi jukung bisa lewat, terutama para pedagang buah dan lain-lain,” ujar Muryanta.
Dijelaskannya, untuk mempermudah jalur transportasi tersebut, maka tentu nantinya akan dibuatkan jembatan penghubung ke kawasan gang permukiman warga dengan memperhitungkan kontruksi yang baik, agar masih bisa dilintasi jukung saat air pasang.
Selain itu ujar Muryanta, karena untuk kawasan jalan Kuripan terdapat sebuah jembatan yang rendah, maka pihaknya belum bisa berbuat apa-apa, namun paling tidak transportasi dari kawasan Tempekong ke Kuripan bisa berjalan baik, juga dari Sungai lulut hingga Kuripan.
“Direncanakan kita memang lebarnya enam meter, tapi paling tidak lebar empat meter dan memperdalam sungai,”papar Muryanta.
Lebih lanjut, rencana tersebut akan dilakukan secara bertahap, dan saat ini pengerukan dasar sungai terus dilakukan, sampai menunggu proses pembebasan lahan seluruhnya selesai.
Sebelumnya, pihak Pemko berharap pasca pembebasan tersebut, warga tidak lagi membuat atau mendirikan bangunan diatas lahan yang telah dibebaskan, juga diminta untuk tidak membuat jembatan penghubung, karena jembatan nantinya akan dibuatkan oleh Pemko Banjarmasin.(vin)





