Zairullah Kobarkan Semangat Pendidikan Para Guru

Para Nara Sumber Seminar Model Pengembangan SDM Perpekstip Manajemen Illahiyah

Nara sumber yang diantaranya Bupati Tanah Bumbu Dr H ZairullahS Azhar MSc
[] Tanbu 2010 Satu Guru Satu Laptop
Banjarmasin, KP – Bupati Tanah Bumbu dr H Zairullah Azhar MSC, saat berbicara pada Seminar Pendidikan, selain mengobarkan dengan membakar semangat para guru, apakah honorer maupun yang sudah jadi PNS, untuk selalu bisa mensyukuri profesi paling mulai, yang sudah berada dalam gegamannya.
Karena, dengan setitik keringat yang dikeluarkan para guru, nantinya akan menentukan hasil pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), apakah 20 tahun atau 30 tahun mendatang, sehingga melalui pertemuan dalam ‘Seminar Pendidikan’ yang bekerjasama dengan Pondok Pesantren Darul Azhar ini, diharapkan mampu memberikan solusi tren memformasi SDM dengan Manajemen Pendidikan.
Dihadapan sekitar 1000 guru SD, SMP, dan SMU se Kalsel dan Nara Sumber Seminar diantaranya Ketua PGRI Kalsel Drs HM Dahri, Dino Sirajuddin Med, Drs H Suriansyah MSI, di Hotel Arum Banjarmasin, Kamis (30/4), pimpinan Pondok Pesantren Darul Azhar yang menyajikan seminar Model Pengembangan Sumber Daya Manusia, Perpekstif Manajemen Ilahiyah, Zairullah mengatakan dengan beban berat yang ditanggung para, hendaknya kedepan mereka tak perlu ditambahi masalah lainnya, seperti ekonomi keluarganya.
Karena idealnya, para guru supaya bisa mengajar dengan professional mereka perlu difasilitasi sebagai wacana Pemerintah Pusat dengan sistim bergiliran satu guru harus dibekali dengan sebuah Laptop. ‘’Kalau Kabupaten Tanbu diprogramkan 2010 agar mendapatkan satu guru sebuah Laptop,’’ucap Zairullah yang disambut aplus tepuk tangan meriah para guru yang mengikuti seminar sejak pagi.
Untuk itu, visi dan misi Seminar Pendidikan dengan Manjamen Illahiyah ini, untuk mengangkat derazat para guru agar lebih bisa membangun SDM yang lebih baik. Karena keberhasilan pembangunan ini dalam menajemen Ilahiyah ini, diperlukan kesabaran, iklas, dan sabar, karena jika semuanya kekurangan di toleh ke belakangan dengan mata hati, tentunya akan menghasilan para pendidik yang handal dan mampu merubah bangsa ini.
Ia juga mencontohkan keberhasilan Negara tetangga Malaysia, yang dimulai dengan membangun SDM {{human recource development}}, yang salah satunnya melalui pendidikan MDGS dengan menekan pada pendidikan formal, sedangkan FFA memprioritaskan pendidikan dan perawatan di sepanjang hidup manusia.
Khusus Kabupaten Tanah Bumbu terbentuk ketika persoalan baru silih berganti mucul, dengan ragam dan tingkat kerumitan yang tinggi, baik pada tingkat nasional, dan regional maupun global. Persoalan-persoalan ini, jelas tak mungkin dapat harus diatasi dengan paradigma ama berotonomi daerah yang dulu menjadi penyebab munculnya masalah.
Jadi, manajemen Ilahiyah digagas dan diterapkan sebagai sebuah pendekatan alternative yang dimaksudkan bukan sekedar untuk ‘menjawab persoalan lama dalam otonomi daerah’ oleh daerah-daerah lain sekalipun sebagai sebuah pendekatan baru berotonomi daerah. Sebab kalau PBB merumuskan delapan mengubah dunia, maka manajemen Ilahiyah memprakarsai 11 stretegis mensukseskan Otonomi Daerah.
Mengenai pendidikan di Tanah Bumbu, Bupati Zairullah, tidak hanya bertujuan meningkatkan APK, APM, atau angka melek huruf, tetapi sekaligus ditujukan untuk menciptakan manusia sebagai {{insan utuh}} yang ibadurahman. Karena kalau kerangka berpikir Fisika, kuantum digunakan, maka target-target yang dicanangkan oleh MDG dan EFA, hanya sebagian kecil dari seluruh tujuan yang ingin dicapai.
Pada akhirnya, pengembanan SDM dan manajemen pendidikan berbasis Manjamen Ilahiyah harus berfokus pada terbentuknya manusia yang berteknologi manejemen Ilahiyah. Karena secara konseptual adalah firman Tuhan dalam aksi dan pemikiran awalnya memang berasal dari sebuah konsepsi atau scenario Tuhan tentang manusia dan umat yang ideal, sehingga mampu membentuk sebuah relegi integral dan siklis antara konsepso dari aksi yang berhubungan konseptual.
Ketua PGRI Kalsel Drs HM Dahri mengatakan siapapun pimpinanya di negeri ini jika komitmen pendidikan tentu saja akan menjadi sangat baik dan hasilnya dipastikan bagus karena itulah dengan menyosong hari pendidikan nasional ini diharapkan semuanya akan membawa hasil dan dampak yang lebih baik.(vin)





