Seleksi Peserta STQN ke XVII Diperketat
Banjarmasin, KP – Panitia memperketat Seleksi Tilawatil Qur’an Nasional (STQN) XVII tingkat provinsi Kalsel, yang dilaksanakan pada 2-7 Mei 2009 di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, di Banjarbaru.
“Kita akan memperketat seleksi peserta STQN, agar tidak kecolongan lagi,” kata Sekretaris Penitia Pelaksana, Drs H Murjani A Malik MAP kepada wartawan, Rabu (28/4) di Banjarmasin.
Seleksi ini akan dilakukan tim verifikasi Lembaga Pengembangan Tilawatil Our’an (LPTQ), agar tidak kecolongan dengan peserta yang mewakili daerah yang bukan tempatnya berdomisili, ataupun rekayasa kartu tanda penduduk (KTP) untuk bisa masuk sebagai peserta, padahal usianya sudah tidak memenuhi syarat lagi.
“Kita harapkan dengan memperketat seleksi ini, hal semacam itu tidak akan terjadi lagi,” tambahnya, mengingat pemenang akan mewakili Kalsel di tingkat nasional.
Murjani Malik menambahkan, STQN Kalsel ini diperkirakan melibatkan 600 orang lebih, yang terdiri dari utusan kabupaten dan kota se Kalsel masing-masing 35 orang, dan anggota tim juri 85 orang dari perwakilan tiap daerah sebanyak tiga orang.
“Ditambah lagi penunjukkan dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an Kalsel,” tutur Murjani Malik.
Sedangkan persiapan panitia untuk penyelanggaraan acara yang diagendakan setiap dua tahun ini, menurutnya, berjalan sesuai jadual, termasuk persipaan administrasi dan teknis penyelanggaraan seperti laporan kepada Polda Kalsel dan permintaan kepada Gubernur Kalsel, Rudy Ariffin untuk membuka acara.
Peserta diharapkan tiba di lokasi penyelanggaran STQ Nasional ke XVII Kalsel ini Jumat (1/5) untuk melakukan pendaftaran kepada panitia pelaksana kegiatan.
Murjani Malik menjelaskan, sama seperti pelaksanaan sebelumnya, STQ Nasional ke XVII kali ini mempertandingkan cabang tilawah, menghafal, dan tafsir Al Quran, ditambah lomba qasidah dan puisi kandungan isi Al Quran.
“Masing masing kategori lomba ada tingkatan lagi seperti untuk dewasa, remaja, dan anak anak putera puteri,” jelasnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu mengangkat nama daerah di tingkat nasional melalui qari qariah berprestasi. “STQ Nasional berlangsung 5–11 Juni nanti di Jakarta,” ujarnya lagi.
Sedangkan ketua panitia adalah Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Kalsel, Prof DR H A Fahmy Arief MA, dan STQ Nasional ke XVI tingkat Provinsi Kalsel sebelumnya dilaksakan di Kabupaten Kotabaru. (lyn)





