Pemko Banjarmasin Beli Kompos Olahan Sampah
Banjarmasin, KP – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin, melalui Dinas Kebersihan setempat mengambil kebijakan membeli seberapapun banyaknya kompos (pupuk kandang) hasil pengolahan sampah masyarakat.
Kepala Dinas Kebersihan Kota Banjarmasin, Drs. Sayidin Noor kepada wartawan di Balaikota Banjarmasin, Rabu mengatakan, pihaknya kini telah menyatakan kesediaan selalu membeli kompos olahan sampah masyarakat.
’’Kita memerlukan banyak kompos untuk melakukan pemupukan berbagai tanaman yang ada ditaman dan penghijauan kota, karena itu dibutuhkan pupuk organik untuk menghindari lingkungan dari bahan kimia,”katanya.
Menurut dia, pihaknya sudah begitu banyak membeli kompos masyarakat seperti hasil pengolahan dari Tempat Pengolahan Sampah (TPS) di Cerama Perumnas dan Sentra Antasari.
Kendati produksi kompos kedua wilayah tersebut cukup besar tetapi masih belum cukup bila dibanding kebutuhan untuk penyuburan tanaman bunga di taman-taman Kota Banjarmasin serta untuk penyuburan pohon-pohon penghijauan dan pohon pelindung.
Oleh karena itu, Pemko Banjarmasin sudah mengumumkan untuk membeli kompos masyarakat berapapun jumlahnya guna memenuhi kebutuhan pupuk kandang tersebut.
Prospek produksi pupuk kandang memang cukup besar bila dikaitkan dengan produksi sampah di Banjarmasin yang volumenya sebesar 300 ton perhari.
Kebijakan tersebut diharapkan merangsang keinginan masyarakat untuk memproses sampah menjadi kompos akhirnya akan meningkatkan perekonomian masyarakat, disisi lain memberikan peluang kebersihan lingkungan kampung karena sampah tidak lagi dibuang secara sembarangan.
Upaya itu dilakukan Pemko Banjarmasin untuk meningkatkan citra sebagai kota terbersih ditanah air, karena Banjarmasin pernah dinyatakan sebagai kota terkotor kedua setelah Kota Tangerang dari 30 kota besar di Indonesia.(vin)

semoga dengan adanya program ini,lingkungan jadi lebih bersih..dari sampah dan dari pengangguran..salam